China Siapkan Rencana Dagang dan Investasi di Afghanistan

Rabu, 06 Juli 2022 - 08:52 WIB
loading...
China Siapkan Rencana...
China Siapkan Rencana Dagang dan Investasi di Afghansitan. FOTO/Reuters
A A A
KABUL - Duta Besar China untuk Afghanistan , Wang Yu mengungkapkan rencana perdagangan dan investasi untuk Afghanistan pada Selasa (5/6/2022). Ini adalah sebuah bentuk dukungan publik untuk melakukan bisnis di negara yang dikuasai Taliban, setelah bencana gempa bumi menarik perhatian pada konsekuensi kemanusiaan dari sanksi Barat.

Pada konferensi pers yang jarang terjadi bersama penjabat menteri administrasi Taliban untuk manajemen bencana, Yu mengumumkan bantuan senilai USD8 juta untuk bencana gempa bumi 22 Juni yang menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Baca: Lagi-lagi, Taliban Minta Dunia Akui Pemerintahannya di Afghanistan

"Selain bantuan kemanusiaan darurat, setelah perubahan politik tahun lalu dan setelah gempa, kami juga memiliki rencana rekonstruksi ekonomi jangka panjang," kata Yu, seperti dikutip dari Reuters. Prioritasnya adalah perdagangan, diikuti oleh investasi, serta pertanian.

Tidak ada negara yang secara resmi mengakui Taliban, yang merebut kekuasaan tahun lalu setelah Amerika Serikat dan sekutunya secara tiba-tiba menarik pasukannya setelah perang selama 20 tahun.

Negara-negara Barat mengatakan, sanksi yang mencakup pembekuan miliaran dolar dalam cadangan Afghanistan, dapat dicabut hanya jika gerilyawan memenuhi persyaratan seperti mencabut pembatasan partisipasi dalam kehidupan publik bagi perempuan dan anak perempuan. Beberapa lembaga bantuan mengeluh bahwa sanksi membatasi kemampuan mereka untuk membantu setelah gempa bulan lalu.

Baca: Afghanistan Kekurangan Pasokan Medis untuk Rawat Korban Gempa
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved