Mobil Ekstremis Anti-Islam Ditabrak Secara Dramatis setelah Membakar Al-Qur'an

Selasa, 05 Juli 2022 - 07:13 WIB
loading...
Mobil Ekstremis Anti-Islam Ditabrak Secara Dramatis setelah Membakar Al-Quran
SUV pentolan ekstremis anti-Islam Lars Thorsen terbalik setelah ditabrak mobil yang mengejarnya secara dramatis. Ini terjadi setelah Thorsen dan 4 ekstremis lainnya membakar Al-Quran di pinggiran Oslo, Noewegia. Foto/YouTube Islamic Information
A A A
OSLO - Mobil yang ditumpangi pemimpin kelompok ekstremis anti-Islam Norwegia ditabrak secara dramatis. Itu terjadi hanya beberapa menit setelah dia membakar salinan Al-Qur'an di pinggiran Oslo, Sabtu.

Pemimpin Stop the Islamisation of Norway (SIAN), Lars Thorsen, berada di SUV bersama empat orang lainnya dan dikejar mobil dengan pengemudi warga setempat.

Polisi Norwegia mengatakan mereka menangkap dua orang, termasuk pengemudi mobil yang dituduh sengaja menabrak SUV Lars Thorsen.

Menurut polisi yang dilansir AFP, Selasa (5/7/2022), lima penumpang di dalam SUV itu mengalami luka ringan, dengan satu orang membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Baca juga: PM Swedia Kecam Demo Rusuh meski Muak dengan Pembakar Al-Qur'an

Sebuah video yang di-posting di Facebook menunjukkan Thorsen dan aktivis anti-Islam lainnya pertama kali berkendara ke Mortensrud, pinggiran kota Oslo yang dihuni komunitas Muslim yang besar.

Segelintir aktivis itu kemudian meletakkan Al-Qur'an yang dibakar di tengah persimpangan kecil. Mereka awalnya berhasil mendorong kembali penduduk setempat yang mencoba memadamkan api.

Kerumunan yang marah berkumpul, termasuk seorang wanita yang mengambil salinan kitab suci Al-Qur'an yang hangus sebelum naik ke Mercedes abu-abu.

Mobil SUV para aktivis anti-Islam yang dicat dengan warna kamuflase itu kemudian meninggalkan lokasi. Tapi beberapa detik kemudian, mobil itu disalip oleh Mercedes, yang pertama menabraknya dengan ringan dan akhirnya menabraknya dengan kecepatan tinggi, membalikkan kendaraan.

Insiden itu terjadi seminggu setelah seorang pria bersenjata menewaskan dua orang dan melukai 21 lainnya di Oslo tengah.

Badan intelijen domestik Norwegia menggambarkan serangan itu sebagai "tindakan terorisme Islam".

Aktivis anti-Islam sayap kanan Skandinavia telah membuat spesialisasi pembakaran Al-Qur'an di lingkungan dengan populasi Muslim yang besar dalam beberapa tahun terakhir.
(min)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1723 seconds (11.210#12.26)