Mengenal Spesifikasi Jet Tempur Dassault Rafale Buatan Perancis
Minggu, 03 Juli 2022 - 16:45 WIB
loading...
Mengenal Spesifikasi Jet Tempur Dassault Rafale Buatan Perancis. FOTO/Reuters
A
A
A
PARIS - Prancis dikenal sebagai salah satu produsen pesawat tempur kelas dunia. Jet-jet tempur buatan negara ini acap menjadi incaran banyak negara dan dipergunakan oleh militer dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Salah satu produk unggulan yang diburu banyak negara adalah jet tempur Dassault Rafale buatan Perancis.
Dassault Rafale adalah pesawat jet tempur multi-peran generasi ke-4.5 bermesin ganda sayap delta yang dirancang dan dibangun oleh Dassault Aviation. Diperkenalkan pada tahun 2000, Rafale sedang diproduksi baik untuk penggunaan darat dengan Angkatan Udara Prancis dan untuk operasi berbasis kapal induk dengan Angkatan Laut Prancis.
Baca: Yunani Umumkan Ingin Borong 20 Jet Tempur Siluman F-35 AS
Seperti dikutip dari Skybrary.aero, Rafale adalah pesawat tempur jet kembar yang dapat beroperasi dari kapal induk dan pangkalan pantai. Rafale, yang sepenuhnya serbaguna, mampu melakukan semua misi penerbangan tempur: superioritas udara dan pertahanan udara, dukungan udara jarak dekat, serangan mendalam, pengintaian, serangan anti-kapal dan pencegahan nuklir.
Rafale memasuki layanan dengan Angkatan Laut Prancis pada tahun 2004 dan dengan Angkatan Udara Prancis pada tahun 2006. Dengan lebih dari 30.000 jam terbang dalam operasi, Rafale telah membuktikan nilainya dalam pertempuran di Afghanistan, Libya, Mali, Irak dan Suriah.
Dassault Rafale adalah pesawat jet tempur multi-peran generasi ke-4.5 bermesin ganda sayap delta yang dirancang dan dibangun oleh Dassault Aviation. Diperkenalkan pada tahun 2000, Rafale sedang diproduksi baik untuk penggunaan darat dengan Angkatan Udara Prancis dan untuk operasi berbasis kapal induk dengan Angkatan Laut Prancis.
Baca: Yunani Umumkan Ingin Borong 20 Jet Tempur Siluman F-35 AS
Seperti dikutip dari Skybrary.aero, Rafale adalah pesawat tempur jet kembar yang dapat beroperasi dari kapal induk dan pangkalan pantai. Rafale, yang sepenuhnya serbaguna, mampu melakukan semua misi penerbangan tempur: superioritas udara dan pertahanan udara, dukungan udara jarak dekat, serangan mendalam, pengintaian, serangan anti-kapal dan pencegahan nuklir.
Rafale memasuki layanan dengan Angkatan Laut Prancis pada tahun 2004 dan dengan Angkatan Udara Prancis pada tahun 2006. Dengan lebih dari 30.000 jam terbang dalam operasi, Rafale telah membuktikan nilainya dalam pertempuran di Afghanistan, Libya, Mali, Irak dan Suriah.
Lihat Juga :