Pentagon: Ukraina Gunakan HIMARS Pemberian AS Serang Pos Komando Rusia

Sabtu, 02 Juli 2022 - 14:14 WIB
loading...
Pentagon: Ukraina Gunakan...
Pentagon mengatakan Ukraina menggunakan HIMARS pemberian AS untuk menyerang pos komando Rusia. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Pasukan Ukraina “memiliki banyak keberhasilan” menggunakan sistem roket canggih yang diberikan Amerika Serikat (AS) untuk menargetkan pos komando Rusia . Hal itu diungkapkan seorang pejabat senior pertahanan AS.

Ukraina telah menggunakan sistem roket canggih Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) untuk menargetkan posisi pos komando Kremlin dalam perjuangannya untuk wilayah timur negara itu yang dikenal sebagai Donbas.

“Karena itu adalah sistem jarak jauh yang tepat, Ukraina dapat dengan hati-hati memilih target yang akan merusak upaya Rusia dengan cara yang lebih sistematis, tentu saja daripada yang dapat mereka lakukan dengan sistem artileri jarak pendek,” kata pejabat itu kepada wartawan.

Baca juga: HIMARS Bantuan AS Tiba Sebulan Setelah Diminta, Ukraina Semringah

“Apa yang Anda lihat adalah Ukraina sebenarnya secara sistematis memilih target dan kemudian secara akurat mengenai mereka, sehingga memberikan ini, Anda tahu, metode yang tepat untuk menurunkan kemampuan Rusia,” imbuhnya.

“Saya melihat mereka dapat terus menggunakan ini di seluruh Donbas,” ujarnya seperti dikutip dari The Hill, Sabtu (2/7/2022).

Pasukan Ukraina masih ditahap awal dalam mengoperasikan sistem roket HIMARS karena hanya segelintir tentara Ukraina yang dapat mengoperasikannya setelah mendapatkan kursus pelatihan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Trump: Jika Bukan karena...
Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini
Rekomendasi
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Berita Terkini
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved