Kronologi Warga Hindu India Dibunuh Secara Brutal karena Dukung Penghina Nabi Muhammad
Kamis, 30 Juni 2022 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Qatar, Kuwait dan Arab Saudi mengutuk pernyataan Nupur Sharma, yang menirukan kesalahpahaman umum bahwa istri termuda Nabi Muhammad SAW, Aisyah, berusia enam tahun pada saat pernikahan mereka.
Klaim tersebut telah dibantah keras oleh sejarawan Islam, yang mengatakan bahwa dia berusia 18 hingga 21 tahun saat itu.
Menanggapi protes diplomatik, Partai Bharatiya Janata yang berkuasa mengecam komentar Sharma dan mendisiplinkannya.
Menurut polisi setempat yang dikutip Vice, Kamis (30/6/2022), penjahit Hindu yang dibunuh secara brutal pernah ditangkap awal bulan ini karena menyebarkan pernyataan tidak menyenangkan yang dibuat terhadap Nabi Muhammad dan dibebaskan dengan jaminan.
Polisi mengatakan bahwa penjahit itu menuduh putranya "secara keliru" mem-posting komentar yang tidak menyenangkan di Facebook saat bermain game di ponselnya. Korban kemudian mengeluh menerima ancaman pembunuhan dan mencari perlindungan polisi.
Hawasingh Ghumaria, seorang perwira polisi senior di Rajasthan, mengatakan masalah itu diselesaikan antara korban dan anggota komunitas Muslim yang mengancamnya.
Namun dia mengatakan polisi sekarang akan menyelidiki bagaimana perselisihan itu meningkat, dan telah menskors seorang petugas polisi karena kelalaian.
Klaim tersebut telah dibantah keras oleh sejarawan Islam, yang mengatakan bahwa dia berusia 18 hingga 21 tahun saat itu.
Menanggapi protes diplomatik, Partai Bharatiya Janata yang berkuasa mengecam komentar Sharma dan mendisiplinkannya.
Menurut polisi setempat yang dikutip Vice, Kamis (30/6/2022), penjahit Hindu yang dibunuh secara brutal pernah ditangkap awal bulan ini karena menyebarkan pernyataan tidak menyenangkan yang dibuat terhadap Nabi Muhammad dan dibebaskan dengan jaminan.
Polisi mengatakan bahwa penjahit itu menuduh putranya "secara keliru" mem-posting komentar yang tidak menyenangkan di Facebook saat bermain game di ponselnya. Korban kemudian mengeluh menerima ancaman pembunuhan dan mencari perlindungan polisi.
Hawasingh Ghumaria, seorang perwira polisi senior di Rajasthan, mengatakan masalah itu diselesaikan antara korban dan anggota komunitas Muslim yang mengancamnya.
Namun dia mengatakan polisi sekarang akan menyelidiki bagaimana perselisihan itu meningkat, dan telah menskors seorang petugas polisi karena kelalaian.
(min)
Lihat Juga :