Kronologi Warga Hindu India Dibunuh Secara Brutal karena Dukung Penghina Nabi Muhammad
Kamis, 30 Juni 2022 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Jenazah korban dibawa oleh pihak berwenang pada Selasa malam setelah para demonstran yang menuntut keadilan dan kompensasi bagi keluarganya memblokir akses penegak hukum ke jenazah di luar toko korban.
Polisi telah mengidentifikasi kedua tersangka dan memperlakukan kejahatan itu sebagai tindakan teror, mengirim penyelidik anti-teror ke daerah tersebut.
Para pejabat juga sedang menyelidiki apakah mereka terkait dengan kelompok ISIS atau bukan.
Otoritas negara bagian setempat telah menangguhkan layanan internet selama 24 jam dan memerintahkan larangan pertemuan besar selama sebulan. Sekitar 600 petugas polisi telah dikerahkan ke daerah itu untuk menjaga ketertiban.
Dalam video lain yang di-posting setelah rekaman pembunuhan itu, para penyerang mengakui perbuatan mereka, mengeklaim bahwa mereka telah "memenggal kepala" korban sebagai pembalasan atas pernyataan panasnya terhadap Nabi Muhammad yang dibuat oleh mantan juru bicara partai berkuasa Nupur Sharma.
Masih menurut video itu, kedua tersangka juga mengancam Perdana Menteri Narendra Modi, dengan salah satu dari mereka mengatakan, "Jika pisau ini lepas dari tangan saya, pasti akan mendarat di leher Anda."
Nupur Sharma, juru bicara partai nasionalis Hindu yang berkuasa di India, Partai Bharatiya Janata (BJP) telah diskors awal bulan ini setelah komentarnya yang dianggap menghina Nabi Muhammad memicu protes oleh umat Islam di negara itu dan beberapa negara mayoritas Muslim.
Polisi telah mengidentifikasi kedua tersangka dan memperlakukan kejahatan itu sebagai tindakan teror, mengirim penyelidik anti-teror ke daerah tersebut.
Para pejabat juga sedang menyelidiki apakah mereka terkait dengan kelompok ISIS atau bukan.
Otoritas negara bagian setempat telah menangguhkan layanan internet selama 24 jam dan memerintahkan larangan pertemuan besar selama sebulan. Sekitar 600 petugas polisi telah dikerahkan ke daerah itu untuk menjaga ketertiban.
Dalam video lain yang di-posting setelah rekaman pembunuhan itu, para penyerang mengakui perbuatan mereka, mengeklaim bahwa mereka telah "memenggal kepala" korban sebagai pembalasan atas pernyataan panasnya terhadap Nabi Muhammad yang dibuat oleh mantan juru bicara partai berkuasa Nupur Sharma.
Masih menurut video itu, kedua tersangka juga mengancam Perdana Menteri Narendra Modi, dengan salah satu dari mereka mengatakan, "Jika pisau ini lepas dari tangan saya, pasti akan mendarat di leher Anda."
Nupur Sharma, juru bicara partai nasionalis Hindu yang berkuasa di India, Partai Bharatiya Janata (BJP) telah diskors awal bulan ini setelah komentarnya yang dianggap menghina Nabi Muhammad memicu protes oleh umat Islam di negara itu dan beberapa negara mayoritas Muslim.
Lihat Juga :