10 Negara dengan Etnis Paling Beragam di Dunia

Minggu, 28 Juni 2020 - 08:06 WIB
loading...
10 Negara dengan Etnis...
Keragaman etnis di sebuah negara akan menjadi kekuatan jika dikelola dengan baik. Namun sebaliknya jika tidak dikelola dengan baik bisa menggerogoti sendi-sendi nasionalisme sebuah negara. Ilustrasi/SINDOnews/Titus Jefika Heri Hendarmawan
A A A
KERAGAMAN etnis di sebuah negara akan menjadi kekuatan jika dikelola dengan baik. Namun sebaliknya jika tidak dikelola dengan baik maka heteroginitas etnis bisa menjadi persoalan pelik yang bisa menggerogoti sendi-sendi nasionalisme sebuah negara. (Baca juga: Suku-Suku Tertua di Indonesia, Apa Saja?)

Lalu negara mana saja yang memiliki tingkat keragaman etnis banyak banyak? Berikut 10 negara dengan etnis paling plural di dunia. (Baca juga: Daftar Etnis dan Suku Bangsa Tanpa Status Kewarganegaraan)

1. Papua Nugini

10 Negara dengan Etnis Paling Beragam di Dunia


Papua Nugini adalah negara yang paling beragam secara linguistik di dunia, sebuah fakta yang berkontribusi pada statusnya sebagai negara dengan keragaman etnis terbanyak di dunia. (Baca juga: Geng di Papua Nugini Serang Desa, 10 Tewas Termasuk Anak-anak)

Ada ribuan kelompok etnis di negara ini, masing-masing dengan bahasa dan kebiasaan mereka. Luar biasanya, ada bahasa-bahasa di Papua Nugini yang tidak memiliki hubungan satu sama lain meskipun memiliki kedekatan geografis.

2. Tanzania

10 Negara dengan Etnis Paling Beragam di Dunia


Lebih dari seratus kelompok etnis tinggal di Tanzania. Banyak dari kelompok ini berbicara bahasa unik mereka. Selain itu, beberapa penduduk asing tinggal di Tanzania, banyak dari mereka berasal dari bagian lain Afrika, Asia dan Eropa. Populasi Tanzania adalah 55.572.201. (Lihat grafis: Peneliti Temukan Planet yang Diprediksi Layak Huni Serupa Bumi)

3. Republik Demokratik Kongo

10 Negara dengan Etnis Paling Beragam di Dunia


Republik Demokratik Kongo memiliki populasi 81.680.000. Ada lebih dari 200 kelompok etnis di negara ini yang berbicara tentang 242 bahasa. Bahasa Perancis adalah bahasa resmi negara tersebut. (Baca juga: Prajurit TNI Gugur di Kongo, Komandan Pasukan: Kami Merasa Terpukul)

4. Uganda
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemogokan Buruh Terbesar...
Pemogokan Buruh Terbesar Dalam Sejarah Dunia Dimulai dari Zaman Firaun
Digemari di Indonesia,...
Digemari di Indonesia, Ternyata Rokok Kurang Disukai di 10 Negara Ini
Miliki ‘Nyawa Kedua’,...
Miliki ‘Nyawa Kedua’, 10 Orang Ini Tetap Hidup Meski Kepalanya Tertembak
Ini Eksperimen Militer...
Ini Eksperimen Militer Tak Manusiawi Dalam Membuat Pasukan Super
10 Eksperimen Militer...
10 Eksperimen Militer yang Aneh, dari Bom Gay hingga Bom Super Busuk
Pertaruhkan Nyawa Demi...
Pertaruhkan Nyawa Demi Kebenaran, Ini 10 Jurnalis Investigasi Paling Bernyali
OIKN dan DPR Bahas Rekonstruksi...
OIKN dan DPR Bahas Rekonstruksi Anggaran dalam RDP, Tekankan Efisiensi Belanja 2025
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Berita Terkini
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved