Ajudan Pembawa Koper Nuklir Putin Ditembak Mati di Rumahnya

Kamis, 23 Juni 2022 - 10:04 WIB
loading...
Ajudan Pembawa Koper...
Presiden Rusia Vladimir Putin dikawal ajudan yang membawa koper komando serangan senjata nuklir. Ajudan itu dilaporkan tewas ditembak di apartemennya pada Senin lalu. Foto/East2West
A A A
MOSKOW - Seorang ajudan yang membawa koper kode komando serangan senjata nuklir Presiden Rusia Vladimir Putin ditemukan tewas di rumahnya. Sang ajudan tewas setelah ditembak dalam insiden yang masih misterius.

Ajudan Putin itu bernama Vadim Zimin (53). Dia merupakan kolonel yang pernah bertugas di Dinas Keamanan Federal (FSB) Rusia.

Dia telah menghadapi tuduhan menerima suap dalam pekerjaan barunya di dinas bea cukai setelah berhenti sebagai perwira di FSB.

Zimin selama ini bertanggung jawab atas koper yang berisi kode komando serangan senjata nuklir Rusia, yang selalu menyertai pemimpin Kremlin.

Baca juga: Putin Dikelilingi Ajudan dengan Koper Nuklir, Ini Penampakannya

Dia diketahui telah melakukan peran ini sebagai ajudan mantan Presiden Boris Yeltsin.

Zimin melanjutkan kariernya di FSB ke pangkat kolonel di bawah pengganti Yeltsin, Vladimir Putin. Tapi peran tepatnya tidak jelas sampai dia akhirnya berhenti dari tugasnya di FSB.

Dia ditemukan dengan luka tembak di dapur flatnya di Krasnogorsk, wilayah Moskow.

Zimin ditemukan oleh saudaranya, yang dilaporkan berada di kamar mandi pada saat penembakan terjadi hari Senin lalu.

Dia terbaring di genangan darah dengan luka tembak di kepala dan pistol Izh 79-9TM tergeletak di dekatnya. Belum jelas apakah dia ditembak mati orang tak dikenal atau justru bunuh diri.

Pada saat itu, istri sahnya—seorang petugas medis—sedang pergi merawat yang para tentara terluka dari perang Rusia di Ukraina.

Insiden itu terjadi ketika Zimin menghadapi penyelidikan kriminal atas dugaan menerima suap setelah bergabung dengan dinas bea cukai sebagai peran senior. Demikian laporan surat kabar Moskovsky Komsomolets, yang dilansir The Sun, Kamis (23/6/2022).

Koper komando serangan nuklir Putin berisi kode kunci pribadi, biasanya di bawah pengawasan 24/7—24 jam setiap hari—dan sepenuhnya mengontrol persenjataan nuklir Moskow.

Koper yang biasa disebut sebagai Cheget ini diawasi oleh petugas keamanan bersenjata yang menemani Putin ke mana pun dia bepergian.

Cheget dikembangkan pada awal 1980-an dan ditunjukkan kepada dunia untuk pertama kalinya pada 2019, dengan kontennya dilihat dari dekat dalam siaran televisi.

Putin terakhir kali muncul dengan ajudan yang membawa Cheget pada bulan April lalu ketika menghadiri pemakaman politisi ultra-nasionalis Vladimir Zhirinovsky di Moskow.

Kehadiran seorang perwira tinggi militer yang terlihat dengan koper seperti itu dianggap sebagai pertanda mengerikan bahwa penghasutan perang bahwa Putin dapat menggunakan senjata nuklir yang menghancurkan.

Menurut media lokal, meskipun Cheget sering terlihat di tangan seorang ajudan yang bersama Putin, sebenarnya totalnya ada tiga.

Masing-masing dapat diakses oleh tiga pejabat paling tinggi di Federasi Rusia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved