Pemukim Israel di Tepi Barat Tusuk Warga Palestina hingga Tewas

Rabu, 22 Juni 2022 - 08:55 WIB
loading...
Pemukim Israel di Tepi Barat Tusuk Warga Palestina hingga Tewas
Ilustrasi
A A A
YERUSALEM - Seorang pemukim Israel menikam seorang pria Palestina hingga tewas selama konfrontasi di Tepi Barat yang diduduki pada Selasa (21/6/2022), Kementerian Kesehatan Palestina dan seorang saksi mengatakan.

Seperti dilaporkan Reuters, seorang juru bicara polisi Israel mengatakan, tidak jelas siapa yang menikam pria itu. Mereka sedang menyelidiki insiden itu tetapi tidak ada penangkapan yang dilakukan.

Baca: Pasukan Zionis Tembak Mati Buruh Palestina yang Terobos Pagar Israel

Sementara Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan, korban adalah seorang pria berusia 28 tahun yang diidentifikasi sebagai Ali Hassan Harb. Korban ditikam di jantungnya oleh seorang pemukim Israel.

“Kami mendengar bahwa pemukim datang ke tanah kami. Kami pergi ke sana. Saya, Ali, dan tiga lainnya. Ketika kami sampai di sana, kami melihat pemukim,” kata seorang warga Palestina dari desa Iskaka, dekat pemukiman Israel Ariel, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

“Kami mengusir mereka, tetapi mereka kembali ketika polisi dan tentara tiba di tempat kejadian. Mereka banyak dan mereka menembak ke udara dan mengarahkan senjata mereka ke arah kami. Salah satu pemukim yang kami usir menyerang kami dan dia menikam Ali dengan pisau,” katanya.

Kementerian Luar Negeri Palestina mengutuk pembunuhan itu. Kekerasan mematikan Israel-Palestina di Tepi Barat dan Israel telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Baca: Pasukan Israel Tembaki Mobil Warga Palestina di Tepi Barat, 3 Orang Tewas

Pembicaraan damai yang ditengahi Amerika Serikat antara pihak yang bertujuan untuk mendirikan negara Palestina di Yerusalem Timur, Tepi Barat dan Gaza runtuh pada tahun 2014 dan tidak menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

Presiden AS Joe Biden diperkirakan akan bertemu secara terpisah dengan para pemimpin Israel dan Palestina selama kunjungannya ke Timur Tengah pada pertengahan Juli.

Sebagian besar negara menganggap permukiman Israel ilegal menurut hukum internasional—sebuah pandangan yang dibantah Israel.
(esn)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1225 seconds (10.177#12.26)