China: Kasus Assange Cerminkan Kemunafikan AS dan Inggris pada Kebebasan Pers

Rabu, 22 Juni 2022 - 00:08 WIB
loading...
A A A
Polisi Inggris mengatakan dia ditangkap karena melewatkan jaminannya pada 2012 dan, atas nama AS, karena surat perintah ekstradisi.

Kemudian, dia dinyatakan bersalah melanggar persyaratan jaminannya pada tahun 2012 setelah gagal menyerahkan diri kepada layanan keamanan oleh Pengadilan Magistrat Westminster dan dijatuhi hukuman penjara 50 minggu.

Mengomentari Hari Pengungsi Sedunia yang diperingati 20 Juni, Wang mengatakan perang yang dilakukan oleh AS setelah tragedi 9/11 telah menciptakan sekitar 49 juta hingga 60 juta pengungsi.

"Perang di Afghanistan saja telah menyebabkan 11 juta orang mengungsi," kata Wang.

Perang pimpinan AS di Afghanistan berakhir Agustus lalu, setelah penarikan penuh pasukan asing dari Afghanistan yang menyebabkan mencairnya pemerintahan Kabul yang didukung Washington. Kemudian, Taliban kembali berkuasa setelah 20 tahun perang.

"Beberapa negara Barat, yang dipimpin oleh AS, telah lama mengekspor perang dan kekacauan, mencampuri urusan dalam negeri negara lain, dan menciptakan bencana kemanusiaan. Merekalah yang pertama kali menimbulkan masalah pengungsi," kata Kementerian Luar Negeri China dalam sebuah pernyataan.

"Kami mendesak negara-negara itu untuk merenungkan dampak besar dari perilaku mereka, menghilangkan akar penyebab masalah pengungsi dan meningkatkan tanggung jawab mereka," imbuh Wang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Berita Terkini
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved