Siapakah Yair Lapid, Sosok Perdana Menteri Israel Berikutnya?

Selasa, 21 Juni 2022 - 17:23 WIB
loading...
A A A
Lapid menganggap dirinya liberal. Dia mendukung pernikahan gay, ingin memisahkan agama dari negara, dan berusaha memperbaiki kehidupan minoritas Israel. Ia juga dikenal karena slogan-slogannya menentang korupsi dan advokasi untuk sistem kesehatan serta pendidikan yang lebih baik.

5. Kerap dikritik

Lapid mungkin adalah salah satu politisi yang paling dikritik. Pada tahun 2021, ia dikecam karena tidak mengikuti rapat kabinet virus Corona pada saat COVID-19 masih menjadi masalah mendesak.

Kemudian dia dikritik karena tidak menghadiri upacara peringatan terpenting Israel - yang didedikasikan untuk tentaranya yang gugur dan satu lagi untuk para korban teror.

Baca juga: Parlemen di Eropa Ini Berani Akui Israel Lakukan Kejahatan Apartheid pada Palestina

Kemudian, dia ditegur karena menghabiskan terlalu banyak waktu bepergian ke luar Israel dan mendedikasikan sebagian besar jadwalnya untuk wawancara daripada bekerja.

Kelompok konservatif percaya dia adalah seorang pria dengan prestasi nol dan mengancam untuk membawa negara ke ambang kehancuran keamanan serta keuangan. Di sisi lain, kelompok liberal, berpikir dia akan membuat negara kembali ke jalurnya.

Lapid tahu dia tidak bisa banyak berubah dalam empat bulan dia menjabat. Tapi dia telah diberi kesempatan dan dia berencana untuk memanfaatkannya.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved