Miliarder Rusia: Perang Putin di Ukraina Akan Menyebabkan Kematiannya
Senin, 20 Juni 2022 - 10:36 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Perang Rusia di Ukraina disebut akan menjadi jalur yang mengarah pada kematian Putin. Foto/REUTERS/Maxim Shemetov
A
A
A
LONDON - Miliarder Rusia yang diasingkan Mikhail Khodorkovsky mengatakan Presiden Vladimir Putin telah memulai rute yang mengarah pada kematiannya ketika meluncurkan invasi ke Ukraina .
"Jika dia menang sekarang di Ukraina, dia akan, karena masalah domestik, memulai perang dengan NATO. Dan akhirnya dia akan kalah dalam perang itu," kata miliarder itu dalam sebuah wawancara dengan Financial Times.
“Jika bukan karena begitu banyak korban, saya akan mengatakan bahwa saya sebenarnya cukup senang, karena dia telah memulai rute yang akan mengarah pada kematiannya. Tetapi kemenangan khusus di Ukraina ini sepenuhnya bergantung pada Barat," ujar Khodorovsky, yang dilansir Minggu (19/6/2022).
Baca juga: Rusia Bunuh 50 Jenderal Ukraina dengan Rudal Jelajah Kalibr
Oligarki yang diasingkan itu juga mengatakan bahwa dia tidak setuju dengan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Henry Kissinger, yang bulan lalu mengatakan bahwa Ukraina harus menerima penyerahan sebagian wilayahnya untuk mencapai kesepakatan damai dengan Rusia.
"Jika dia menang sekarang di Ukraina, dia akan, karena masalah domestik, memulai perang dengan NATO. Dan akhirnya dia akan kalah dalam perang itu," kata miliarder itu dalam sebuah wawancara dengan Financial Times.
“Jika bukan karena begitu banyak korban, saya akan mengatakan bahwa saya sebenarnya cukup senang, karena dia telah memulai rute yang akan mengarah pada kematiannya. Tetapi kemenangan khusus di Ukraina ini sepenuhnya bergantung pada Barat," ujar Khodorovsky, yang dilansir Minggu (19/6/2022).
Baca juga: Rusia Bunuh 50 Jenderal Ukraina dengan Rudal Jelajah Kalibr
Oligarki yang diasingkan itu juga mengatakan bahwa dia tidak setuju dengan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Henry Kissinger, yang bulan lalu mengatakan bahwa Ukraina harus menerima penyerahan sebagian wilayahnya untuk mencapai kesepakatan damai dengan Rusia.
Lihat Juga :