PBB Kirim Bantuan Pangan untuk Wanita Hamil di Sri Lanka
Minggu, 19 Juni 2022 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Diplomat AS dan Eropa Desak Sri Lanka Cabut Status Keadaan Darurat
Negara kepulauan Asia Selatan telah mengalami kekurangan makanan, bahan bakar, obat-obatan dan barang-barang penting lainnya, dalam krisis yang dipicu oleh berkurangnya cadangan mata uang asing dan salah urus pemerintah.
Dengan kekurangan bahan bakar yang memburuk, pemerintah mengumumkan hari libur tambahan dan memerintahkan semua sekolah tutup pada hari Jumat untuk menghemat bensin dan solar.
Sri Lanka gagal membayar utang luar negerinya sebesar USD51 miliar pada bulan April, dan sedang dalam pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional untuk dana talangan. Protes berbulan-bulan, yang berubah menjadi mematikan pada Mei dengan sedikitnya sembilan orang tewas, telah meminta Presiden Gotabaya Rajapaksa untuk mengundurkan diri.
Negara kepulauan Asia Selatan telah mengalami kekurangan makanan, bahan bakar, obat-obatan dan barang-barang penting lainnya, dalam krisis yang dipicu oleh berkurangnya cadangan mata uang asing dan salah urus pemerintah.
Dengan kekurangan bahan bakar yang memburuk, pemerintah mengumumkan hari libur tambahan dan memerintahkan semua sekolah tutup pada hari Jumat untuk menghemat bensin dan solar.
Sri Lanka gagal membayar utang luar negerinya sebesar USD51 miliar pada bulan April, dan sedang dalam pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional untuk dana talangan. Protes berbulan-bulan, yang berubah menjadi mematikan pada Mei dengan sedikitnya sembilan orang tewas, telah meminta Presiden Gotabaya Rajapaksa untuk mengundurkan diri.
(esn)
Lihat Juga :