Kota Ukraina Ini Haramkan Bahasa Rusia

Minggu, 19 Juni 2022 - 09:18 WIB
loading...
A A A
Pada Maret 2019, pemerintah Ukraina melarang sekitar 40 karya seni karena menyebut bisnis Rusia, seniman, jejaring sosial, portal internet, Uni Soviet, atau tokoh politik Soviet.

Pada tahun 2019, sebuah undang-undang yang lebih luas berjudul “Tentang memastikan berfungsinya bahasa Ukraina sebagai bahasa negara”, yang diperjuangkan oleh Presiden Petro Poroshenko, disahkan. Undang-undang ini secara resmi menjadikan bahasa Ukraina satu-satunya bahasa negara dan menetapkan bahwa itu harus menjadi bahasa utama di banyak bidang, termasuk administrasi publik, media, dan pendidikan.

Meskipun bahasa Rusia menjadi bahasa ibu yang umum di sebagian besar Ukraina dan dominan di banyak kota di timur dan selatan negara itu, itu tidak diberikan pengecualian dalam undang-undang, meskipun banyak ketentuan telah diterapkan secara bertahap.

Moskow telah menyuarakan keprihatinan selama bertahun-tahun atas tindakan keras terhadap bahasa Rusia di Ukraina. September lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa diskriminasi terhadap bahasa Rusia di Ukraina telah mencapai skala bencana.

Baca juga: Sebut Terlu Dibesar-besarkan, Rusia Rilis Jumlah Tentara Asing yang Bertempur di Ukraina

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Berita Terkini
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved