Tokyo Protes Beijing Kembangkan Sumber Daya di Laut China Timur

Minggu, 19 Juni 2022 - 03:00 WIB
loading...
Tokyo Protes Beijing...
Tokyo Protes Beijing Kembangkan Sumber Daya di Laut China Timur. FOTO/Reuters
A A A
TOKYO - Jepang mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan protes ke Beijing tentang apa yang disebutnya sebagai pengembangan sumber daya sepihak China di Laut China Timur . Jepang menyatakan, kegiatan itu terus berlanjut meskipun ada perjanjian kerjasama bilateral tahun 2008 di perairan kawasan itu.

Di Laut Cina Timur, di mana tidak ada perbatasan resmi antara kedua negara yang telah ditarik, China telah membangun lebih dari selusin platform eksplorasi gas di sebelah barat garis jarak yang sama di antara kedua negara.

Baca: Jepang Sebut Niat Militer China Tidak Jelas, Timbulkan Ancaman Serius

Kementerian Luar Negeri Jepang mengatakan, pihaknya mengajukan protes kepada seorang pejabat senior di kedutaan besar China di Tokyo, setelah Angkatan Laut Jepang menemukan struktur dasar platform baru yang diangkut ke sana.

"Sangat disesalkan bahwa China melanjutkan kegiatan pembangunan sepihaknya, meskipun berada di sisi barat dari garis jarak yang sama antara Jepang dan China," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, Jumat (17/6/2022).

Sementara itu, Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi mengatakan bahwa dia setuju dengan mitranya dari China untuk mempromosikan dialog dan pertukaran. “Jepang memperingatkan terhadap upaya China untuk mengubah status quo di Laut China Selatan dan Timur,” katanya.

Baca: China Terbukti Luncurkan Kapal Induk Baru yang Lebih Canggih, Tipe 003 Ini Diberi Nama Fujian

“Perdamaian dan keamanan Selat Taiwan penting tidak hanya bagi Jepang, tetapi juga bagi masyarakat internasional,” Kishi mengatakan kepada wartawan tentang pertemuannya dengan Menteri Pertahanan China Wei Fenghe di Singapura.

Cina adalah salah satu tetangga barat Jepang. Hubungan antara Cina dan Jepang, ekonomi terbesar kedua dan ketiga di dunia, telah lama terganggu dengan sengketa wilayah atas sekelompok pulau tak berpenghuni di Laut Cina Timur serta warisan agresi masa perang Jepang.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Portugal Mentok, Ronaldo...
Portugal Mentok, Ronaldo Dicap Egois!
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Berita Terkini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved