Houthi: Tentara Anak-anak Berusia 10 Tahun adalah Pria Sejati

Sabtu, 18 Juni 2022 - 06:01 WIB
loading...
Houthi: Tentara Anak-anak...
Seorang tentara anak memegang senjata saat pawai Houthi di Sanaa, Yaman. Foto/REUTERS
A A A
SANAA - Para pejuang dari milisi Houthi secara terbuka mengakui merekrut tentara anak paling muda umur 10 tahun untuk berperang di Yaman.

Rekaman video baru di media sosial menunjukkan puluhan anak berseragam berdiri dalam formasi militer di satu kamp di provinsi Dhamar.

Para tentara anak-anak itu menyatakan kesetiaan kepada Abdul-Malek Al-Houthi.

Baca juga: Wartawan Rusia Rilis Video Tentara Bayaran AS yang Ditangkap Dekat Kharkov

“Prajurit Tuhan, Kami datang,” teriak mereka.

Baca juga: Tunangan Khashoggi Peringatkan Biden: Jangan Letakkan Minyak di Atas Prinsip

Seorang pekerja bantuan yang beroperasi di daerah utara yang terpencil menggambarkan menyaksikan anak-anak berjaga di pos pemeriksaan di sepanjang jalan, dengan senapan serbu AK-47 tergantung di bahu mereka.

“Anak-anak yang lain dikirim ke garis depan, dan anak-anak telah kembali terluka dari pertempuran di Marib,” ungkap pekerja bantuan itu, dilansir Arab News.

Seorang pejuang garis keras Houthi mengatakan, “Ini bukan anak-anak. Mereka adalah pria sejati, yang harus membela bangsa mereka.”

Hampir 2.000 anak-anak yang direkrut Houthi tewas di medan perang antara Januari 2020 dan Mei 2021, menurut para ahli PBB.

Secara keseluruhan, PBB mengatakan lebih dari 10.200 anak telah tewas atau cacat dalam perang, meskipun tidak diketahui berapa banyak yang menjadi kombatan atau pasukan tempur.

Satu panel ahli PBB mengatakan tahun ini bahwa Houthi memiliki sistem untuk mengindoktrinasi tentara anak-anak, termasuk penggunaan bantuan kemanusiaan untuk menekan keluarga mereka.

Anak-anak diberitahu bahwa mereka bergabung dalam perang suci melawan orang-orang Yahudi dan Kristen serta negara-negara Arab yang telah menyerah pada pengaruh Barat.

Tak hanya itu, anak-anak berusia tujuh tahun diajari membersihkan senjata dan cara menghindari roket.

Dua petani di provinsi Amran mengatakan perwakilan Houthi datang ke rumah mereka pada Mei dan menyuruh mereka mempersiapkan anak-anak mereka untuk kamp.

Lima anak mereka yang berusia antara 11 dan 16 tahun dibawa pada akhir Mei ke pusat pelatihan di sekolah terdekat.

Seorang ayah mengatakan bahwa dia diberitahu bahwa jika dia tidak mengirim anak-anaknya, keluarganya tidak akan lagi menerima jatah makanan.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved