LPR: 1.200 Warga Sipil Mungkin Ditahan Radikal di Pabrik Azot Severodonetsk

Rabu, 15 Juni 2022 - 13:40 WIB
loading...
LPR: 1.200 Warga Sipil...
Seorang pria memegang bayinya di dalam bunker bom pabrik kimia Azot saat awal perang di Severodonetsk, Luhansk, Ukraina, 16 April 2022. Foto/REUTERS/Marko Djurica
A A A
LUHANSK - Republik Rakyat Luhansk (LPR) menyatakan sekitar 1.200 warga sipil mungkin ditahan kelompok radikal di pabrik Azot, Severodonetsk.

Pejuang LPR dan militer Rusia biasa menyebut pasukan Ukraina sebagai kelompok radikal neo-Nazi.

Pertempuran di Severodonetsk masih berlangsung sengit. Rusia mengatakan kepada pasukan Ukraina yang bersembunyi di pabrik kimia di kota Sievierodonetsk yang diperangi untuk meletakkan senjata mereka pada Rabu pagi (15/6/2022).

Baca juga: Terpukul Dampak Perang, Ukraina Ajukan Utang ke Israel Senilai Rp7 Triliun

Rusia menekan kemajuannya dalam pertempuran untuk menguasai Ukraina timur.

Baca juga: NATO Janjikan Lebih Banyak Senjata Berat untuk Ukraina

Ukraina menyerukan peningkatan senjata berat Barat setelah Rusia mengerahkan sebagian besar senjatanya ke wilayah Donbass timur.

Baca juga: Ajudan Zelensky Ungkap Alasan Ukraina Pilih Perang Kota

Topik menambah persenjataan ke Ukraina itu diperkirakan akan menonjol pada pertemuan para menteri pertahanan NATO pada Rabu di Brussels.

Ukraina mengatakan lebih dari 500 warga sipil terjebak di samping tentara di dalam pabrik kimia Azot di mana pasukannya telah melawan pengeboman dan serangan Rusia selama berminggu-minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved