Dua Pejabat Kedirgantaraan Iran Tewas dalam Misi, Rinciannya Dirahasiakan

Senin, 13 Juni 2022 - 18:40 WIB
loading...
Dua Pejabat Kedirgantaraan Iran Tewas dalam Misi, Rinciannya Dirahasiakan
Dua pejabat kedirgantaraan Iran tewas dalam insiden terpisah di negara itu. Foto/twitter
A A A
TEHERAN - Dua pejabat kedirgantaraan Iran, termasuk seorang anggota Korps Garda Revolusi “mati syahid saat menjalankan misi" dalam insiden terpisah di dalam negeri.

Kabar tersebut dilaporkan kantor berita Fars pada Senin (13/6/2022).

“Ali Kamani, anggota divisi kedirgantaraan Garda Revolusi syahid di kota Khomein di provinsi Markazi tengah Iran,” papar pernyataan Garda Revolusi, dilansir kantor berita Fars.



“Dalam insiden terpisah, Mohammad Abdoos (33) seorang anggota staf kedirgantaraan, meninggal di provinsi Semnan utara pada hari Minggu saat dalam misi,” ujar Fars.



Tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan tentang orang-orang itu atau tentang keadaan kematian mereka.



“Dua pekan lalu, Kolonel Ali Esmailzadeh, komandan unit operasi eksternal Garda Revolusi, Pasukan Quds, meninggal dalam kecelakaan di rumahnya,” ungkap kantor berita negara IRNA.

Pada 22 Mei, Kolonel Garda Revolusi Sayyad Khodai (50) tewas di luar rumahnya di timur ibukota Iran setelah penyerang sepeda motor menembaknya lima kali.

Garda menuduh “Zionis” berada di balik pembunuhan Khodai dan bersumpah akan membalas dendam.

The New York Times kemudian melaporkan Israel mengatakan kepada Amerika Serikat bahwa mereka berada di balik pembunuhan Khodai.

Harian AS mengutip seorang "pejabat intelijen yang diberi pengarahan tentang komunikasi."

Televisi pemerintah Iran mengatakan Khodai adalah anggota Pasukan Quds dan bahwa dia "dikenal" di Suriah, di mana Iran telah mengakui mengerahkan "penasihat militer."

Garda Revolusi menggambarkan Khodai sebagai "pembela tempat perlindungan," istilah yang digunakan untuk mereka yang bekerja atas nama Teheran di Suriah atau Irak.

Garda Revolusi ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Amerika Serikat.

(sya)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.0998 seconds (0.1#10.140)