Negara yang Pernah Menjadi Bagian Kekaisaran Turki Utsmani
Jum'at, 10 Juni 2022 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
3. Mesir
Sejarah Dinasti Utsmaniyah di Mesir berkaitan dengan proses di mana Dinasti Mamluk yang ditaklukan oleh Dinasti Utsmaniyah menegaskan kembali kekuasaan mereka di negara Mesir.
Pada masa pemerintahan Dinasti Utsmaniyah, Mesir digunakan sebagai sumber pajak untuk kepentingan kekaisaran dan basis ekspansi asing.
Walaupun kebijakan ini diarahkan untuk kebutuhan kekaisaran, bukan untuk kebutuhan Mesir, namun hal tersebut tetap menguntungkan para penguasa di sana, yang merupakan bagian juga dari elite Dinasti Mamluk.
Oleh karena itu, kebijakan ini akhirnya melemahkan pemerintahan Utsmaniyah di Turki, karena walaupun para penguasa itu bekerja sama dengan pemerintahan Utsmaniyah, mereka pada akhirnya menentang dan mendominasi Mesir kembali.
4. Albania
Dinasti Utsmaniyah menduduki Albania pada tahun 1385 – 1912. Pemerintahan Ottoman di Albania dimulai pada saat pertempuran Savra pada tahun 1385, ketika sebagian besar kepala suku lokal menjadi pengikut Dinasti Ottoman.
Pada tahun 1415, dinasti Ottoman mendirikan garnisun di seluruh wilayah Albania selatan, kemudian menetapkan yurisdiksi formal atas sebagian besar wilayah Albania pada tahun 1431.
Kota-kota terakhir yang berhasil ditaklukkan oleh Dinasti Ottoman adalah Shkodr pada tahun 1479 dan Durrs pada tahun 1501.
Sampai akhirnya, pemerintahan Ottoman berakhir di Albania pada tahun 1912, setelah Republik Albania mendeklarasikan kemerdekaan selama Perang Balkan.
Sejarah Dinasti Utsmaniyah di Mesir berkaitan dengan proses di mana Dinasti Mamluk yang ditaklukan oleh Dinasti Utsmaniyah menegaskan kembali kekuasaan mereka di negara Mesir.
Pada masa pemerintahan Dinasti Utsmaniyah, Mesir digunakan sebagai sumber pajak untuk kepentingan kekaisaran dan basis ekspansi asing.
Walaupun kebijakan ini diarahkan untuk kebutuhan kekaisaran, bukan untuk kebutuhan Mesir, namun hal tersebut tetap menguntungkan para penguasa di sana, yang merupakan bagian juga dari elite Dinasti Mamluk.
Oleh karena itu, kebijakan ini akhirnya melemahkan pemerintahan Utsmaniyah di Turki, karena walaupun para penguasa itu bekerja sama dengan pemerintahan Utsmaniyah, mereka pada akhirnya menentang dan mendominasi Mesir kembali.
4. Albania
Dinasti Utsmaniyah menduduki Albania pada tahun 1385 – 1912. Pemerintahan Ottoman di Albania dimulai pada saat pertempuran Savra pada tahun 1385, ketika sebagian besar kepala suku lokal menjadi pengikut Dinasti Ottoman.
Pada tahun 1415, dinasti Ottoman mendirikan garnisun di seluruh wilayah Albania selatan, kemudian menetapkan yurisdiksi formal atas sebagian besar wilayah Albania pada tahun 1431.
Kota-kota terakhir yang berhasil ditaklukkan oleh Dinasti Ottoman adalah Shkodr pada tahun 1479 dan Durrs pada tahun 1501.
Sampai akhirnya, pemerintahan Ottoman berakhir di Albania pada tahun 1912, setelah Republik Albania mendeklarasikan kemerdekaan selama Perang Balkan.
(sya)
Lihat Juga :