India Tolak Kecaman OKI Atas Penghinaan Nabi Muhammad SAW
Kamis, 09 Juni 2022 - 00:06 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai tanggapan, juru bicara Kementerian Luar Negeri India Shri Arindam Bagchi mengeluarkan pernyataan yang mengatakan pemerintah dengan tegas menolak komentar Sekretariat OKI yang tidak beralasan dan berpikiran sempit.
"Pemerintah India memberikan penghormatan tertinggi kepada semua agama," katanya.
"Tweet dan komentar ofensif yang merendahkan kepribadian religius dibuat oleh individu-individu tertentu," sambungnya.
"Mereka, dengan cara apa pun, tidak mencerminkan pandangan Pemerintah India," ujarnya seperti dikutip dari Al Araby, Rabu (8/6/2022).
Baca juga: Kepolisian Mumbai Panggil Nupur Sharma, Penghujat Nabi Muhammad
Bagchi menambahkan bahwa sudah ada tindakan keras terhadap mereka yang membuat pernyataan oleh badan terkait.
Juru bicara itu juga menuduh Sekretariat OKI sekali lagi memilih untuk membuat komentar yang memotivasi, menyesatkan, dan nakal.
"Ini hanya memperlihatkan agenda memecah belah yang dikejar atas perintah kepentingan pribadi," katanya.
"Kami akan mendesak Sekretariat OKI untuk berhenti mengejar pendekatan komunal dan menunjukkan rasa hormat kepada semua keyakinan dan agama," serunya.
"Pemerintah India memberikan penghormatan tertinggi kepada semua agama," katanya.
"Tweet dan komentar ofensif yang merendahkan kepribadian religius dibuat oleh individu-individu tertentu," sambungnya.
"Mereka, dengan cara apa pun, tidak mencerminkan pandangan Pemerintah India," ujarnya seperti dikutip dari Al Araby, Rabu (8/6/2022).
Baca juga: Kepolisian Mumbai Panggil Nupur Sharma, Penghujat Nabi Muhammad
Bagchi menambahkan bahwa sudah ada tindakan keras terhadap mereka yang membuat pernyataan oleh badan terkait.
Juru bicara itu juga menuduh Sekretariat OKI sekali lagi memilih untuk membuat komentar yang memotivasi, menyesatkan, dan nakal.
"Ini hanya memperlihatkan agenda memecah belah yang dikejar atas perintah kepentingan pribadi," katanya.
"Kami akan mendesak Sekretariat OKI untuk berhenti mengejar pendekatan komunal dan menunjukkan rasa hormat kepada semua keyakinan dan agama," serunya.
Lihat Juga :