Kisah Rusia Gagal Membangun Kapal Induk Nuklir untuk Saingi AS

Kamis, 02 Juni 2022 - 21:11 WIB
loading...
A A A
Tempat Hipotetis Ulyanovsk

Seandainya menjadi operasional, dan Uni Soviet tetap utuh, Ulyanovsk kemungkinan akan melayani bersama beberapa kapal induk rancangan Soviet lainnya. Saat ini, satu-satunya kapal induk Soviet yang tersisa di Angkatan Laut Rusia (dan satu-satunya kapal induknya) adalah Admiral Kuznetsov, yang sering mengalami kerusakan, pembangkit listrik non-nuklir tidak dapat diandalkan dan kekurangan praktis membuatnya lebih merupakan kewajiban daripada aset.

Ulyanovsk dimaksudkan untuk melompati kelas Admiral Kuztensov dengan bersaing dengan supercarrier kelas Nimitz Amerika dengan kemampuan ketapel untuk meluncurkan pesawat serang yang akan berjuang dengan lompatan ski Admiral Kuznetsov.

Selain Admiral Kuznetsov, yang dibangun dan diselesaikan pada tahun-tahun sebelum Ulyanovsk dipesan, Ulyanovsk akan bertugas bersama lima “pesawat jelajah berat” Soviet dari Angkatan Laut Soviet—Kiev, Minsk, Novorossiysk, dan Admiral Gorshkov.

Terlepas dari kemampuan terencananya yang menjanjikan, Ulyanovsk tidak dapat lepas dari efek runtuhnya Uni Soviet pada pembuatan kapal dan manufaktur senjata Rusia.

Mengingat invasi darat Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina, kemungkinan besar sebagian besar sumber daya dan dana yang tersedia untuk militer Rusia akan dihabiskan untuk mengisi kembali peralatan dan stok senjata selama dan setelah perang, daripada berinvestasi di supercarrier seperti Ulyanovsk.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved