Bom Guncang Yangon Myanmar, 1 Tewas dan 9 Terluka

Rabu, 01 Juni 2022 - 01:13 WIB
loading...
A A A
"Ledakan itu berasal dari ranjau buatan sendiri," katanya, menyalahkan serangan itu pada pejuang "Angkatan Pertahanan Rakyat" - kelompok yang bermunculan untuk melawan tindakan keras berdarah militer terhadap perbedaan pendapat.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Sebuah pemerintahan bayangan yang didominasi oleh anggota parlemen dari partai terguling Aung San Suu Kyi, dan yang bekerja untuk memutarbalikkan kudeta, mengutuk ledakan itu.

"Kami mengutuk keras tindakan teroris yang menargetkan warga sipil ini," kata kementerian pertahanannya dalam sebuah pernyataan.

Di seluruh Myanmar, hampir setiap hari terjadi pembunuhan terhadap pejabat tingkat rendah junta atau orang yang diduga sebagai informan, dengan rincian yang tidak jelas dan pembalasan dari militer sering mengikuti dengan cepat.

Baca juga: Junta Myanmar Buka Kembali Perbatasan untuk Turis Asing

Dalam sebuah pernyataan terpisah, junta mengatakan sebuah pemboman di Nawnghkio di negara bagian Shan utara telah menewaskan kepala sekolah sebuah sekolah dasar dan melukai tujuh orang lainnya.

Media lokal juga melaporkan ledakan itu, dengan gambar-gambar yang menunjukkan dinding yang rusak dan puing-puing berserakan di lantai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Perempuan Ini Lempar...
Perempuan Ini Lempar Bom ke Pacarnya saat Bertengkar, Kini Terancam Dipenjara 25 Tahun
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Mengapa Blokade Houthi...
Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?
Rekomendasi
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestlé Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Berita Terkini
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved