Bertambah, Awak Kapal Pesiar Costa Atlantica yang Terinfeksi COVID-19

Sabtu, 25 April 2020 - 18:47 WIB
loading...
Bertambah, Awak Kapal...
Jumlah awak kapal pesiar Costa Atlantica yang terinfeksi virus COVID-19 bertambah. Foto/BBC
A A A
TOKYO - Hampir 60 kasus baru infeksi virus Corona dikonfirmasi di antara anggota awak kapal pesiar Italia yang merapat di Jepang, seperti dilaporkan media setempat.

Seperti dilaporkan oleh NHK, dengan pengujian terhadap semua anggota kru kapal telah selesai, total infeksi di atas kapal Atlantica Costa menjadi sekitar 150, kira-kira seperempat dari 623 awak kapal. Sementara stasiun TV Asahi mengatakan 57 anggota kru dinyatakan positif.

Cluster infeksi di atas kapal yang merapat di Nagasaki datang ketika rumah sakit kehabisan tempat tidur di beberapa bagian Jepang, di mana jumlah kasus virus nasional telah meningkat di atas 12.800. Sekitar 345 orang diantaranya telah meninggal.

"Dari mereka yang terinfeksi di atas kapal Costa Atlantica, hanya satu anggota kru telah dirawat di rumah sakit," lapor NHK, sementara yang lain tetap di kapal, setelah menunjukkan sedikit atau tanpa gejala seperti dikutip Reuters, Sabtu (25/4/2020).

Sementara itu pihak berwenang Nagasaki tidak segera tersedia untuk memberikan komentar.

Kapal Costa Atlantica telah merapat di Jepang sejak Februari lalu untuk perbaikan dan pemeliharaan setelah pandemi mencegah jadwal perbaikan di China. Pihak berwenang Nagasaki telah mengkarantina kapal pada saat kedatangannya, dan memerintahkan krunya untuk tidak pergi ke luar dermaga kecuali untuk kunjungan ke rumah sakit.

Tetapi pejabat prefektur mengatakan awal pekan ini bahwa beberapa kru telah berangkat tanpa sepengetahuan mereka, dan mencari informasi terperinci tentang gerakan mereka.

Infeksi kapal pesiar mengikuti insiden serupa awal tahun ini, ketika lebih dari 700 penumpang dan awak dinyatakan positif terkena virus di atas kapal pesiar Diamond Princess yang merapat di Yokohama.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Berita Terkini
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved