Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:20 WIB
loading...
Mengapa Kekejaman Israel...
Kekejaman Israel di Lebanon bisa picu pembalasan dari Iran. Foto/X/@mhdksafa
A A A
TEHERAN - Lebanon termasuk di antara prioritas utama Iran ketika mereka memulai negosiasi dengan pemerintahan Donald Trump. Itu diungkapkan pengamat geopolitik Mohammad Eslami dari Universitas Teheran.

“Begitu Iran tidak hanya membalas serangan Israel di Dahiyeh dan Beirut, tetapi juga menyerang wilayah Israel terlebih dahulu, mereka menunjukkan sejak awal bahwa mereka bertekad dan sangat serius untuk mendukung Lebanon, rakyat Lebanon, pemerintah Lebanon, dan faksi-faksi perlawanan di Lebanon,” katanya.

Eslami mengatakan kepada Al Jazeera bahwa apa yang terjadi di Israel adalah “upaya yang sangat serius untuk menyabotase penyelesaian diplomatik antara Teheran dan Washington”.

“Saat ini, Iran sedang melakukan semacam penilaian tentang masa depan krisis jika Amerika tidak dapat memenuhi janji mereka, sesuai dengan nota kesepahaman, dan jika Israel ingin melanjutkan serangan mereka terhadap Lebanon. Saya pikir jika mereka menyerang, itu tidak hanya sekali tetapi lebih dari sekali.”



Sementara itu, Warga Israel percaya kesepakatan itu terjadi tanpa keterlibatan mereka, dan beberapa menteri Israel mengatakan mereka belum melihat kesepakatan finalnya. Beberapa menyebut apa yang terjadi antara AS dan Israel sebagai “krisis kepercayaan”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Bersejarah! Prancis...
Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun
Rekomendasi
TASPEN Salurkan Santunan...
TASPEN Salurkan Santunan JKK dan JKM Rp1,08 Miliar untuk Dua Keluarga ASN di Kepri
Mohamed Salah Akhirnya...
Mohamed Salah Akhirnya Buka Suara Usai Mesir Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved