Uni Emirat Arab Laporkan Tiga Kasus Baru Cacar Monyet
Senin, 30 Mei 2022 - 23:57 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan hampir 200 kasus cacar monyet telah dilaporkan di lebih dari 20 negara yang biasanya tidak diketahui memiliki wabah penyakit yang tidak biasa. Namun, WHO menggambarkan epidemi itu sebagai "dapat dikendalikan".
Selama briefing publik pada hari Jumat, WHO menyatakan, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang apa yang memicu wabah cacar monyet yang belum pernah terjadi sebelumnya di luar Afrika. Tetapi, tidak ada bukti bahwa perubahan genetik apa pun pada virus tersebut yang bertanggung jawab.
“Pengurutan pertama virus menunjukkan bahwa jenisnya tidak berbeda dari jenis yang dapat kita temukan di negara-negara endemik dan (wabah ini) mungkin lebih disebabkan oleh perubahan perilaku manusia,” kata Dr. Sylvie Briand, Direktur Pandemi dan Penyakit Epidemik WHO.
Meskipun WHO mengatakan hampir 200 kasus cacar monyet telah dilaporkan, tampaknya jumlah itu kurang. Pada hari Jumat, pihak berwenang Spanyol mengatakan jumlah kasus di sana telah meningkat menjadi 98, termasuk seorang wanita, yang infeksinya "berhubungan langsung" dengan rantai penularan yang sebelumnya terbatas pada pria, menurut pejabat di wilayah Madrid.
Selama briefing publik pada hari Jumat, WHO menyatakan, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang apa yang memicu wabah cacar monyet yang belum pernah terjadi sebelumnya di luar Afrika. Tetapi, tidak ada bukti bahwa perubahan genetik apa pun pada virus tersebut yang bertanggung jawab.
“Pengurutan pertama virus menunjukkan bahwa jenisnya tidak berbeda dari jenis yang dapat kita temukan di negara-negara endemik dan (wabah ini) mungkin lebih disebabkan oleh perubahan perilaku manusia,” kata Dr. Sylvie Briand, Direktur Pandemi dan Penyakit Epidemik WHO.
Meskipun WHO mengatakan hampir 200 kasus cacar monyet telah dilaporkan, tampaknya jumlah itu kurang. Pada hari Jumat, pihak berwenang Spanyol mengatakan jumlah kasus di sana telah meningkat menjadi 98, termasuk seorang wanita, yang infeksinya "berhubungan langsung" dengan rantai penularan yang sebelumnya terbatas pada pria, menurut pejabat di wilayah Madrid.
(esn)
Lihat Juga :