Bantu Ukraina, Senjata Apa Saja yang Diberikan Inggris?

Jum'at, 27 Mei 2022 - 18:04 WIB
loading...
A A A
5. Sistem pertahanan udara
Inggris mengatakan telah menyumbangkan lima sistem pertahanan udara, termasuk rudal Starstreak. Starstreak dirancang untuk menjatuhkan pesawat terbang rendah dalam jarak dekat.

Sistem peratahanan ini mengabaikan tindakan balasan seperti suar dan sekam yang digunakan oleh banyak pesawat.

Baca juga: Anggota Parlemen Ukraina Desak Jerman Segera Kirim Senjata ke Kiev

"Dari sudut pandang pilot, Starstreak adalah hal yang sangat tidak menyenangkan," kata Bronk. "Hanya sedikit yang dapat Anda lakukan tentang hal itu," ia menambahkan.

Dia mengatakan pasukan Rusia mungkin menganggap beberapa operasi terlalu berisiko jika mereka menyadari bahwa senjata mematikan seperti Starstreak ada di darat.

Namun, analis mengatakan, Starstreak membutuhkan lebih banyak pelatihan daripada sistem senjata seperti Nlaw, dan bukan pengganti, untuk sistem pertahanan udara jarak jauh.

Inggris juga memasok "sejumlah kecil" kendaraan Stormer yang dilacak untuk bertindak sebagai platform seluler untuk rudal Starstreak.

Peralatan lain yang dipasok oleh Inggris meliputi:

- Lebih dari 200 rudal anti-tank Javelin
- 1.360 amunisi anti-struktur
- 4,5 ton bahan peledak plastik
- Lebih dari 400.000 butir amunisi senjata ringan
- Lebih dari 200.000 keping bantuan tidak mematikan termasuk helm, pelindung tubuh, pencari jarak, dan peralatan medis
- Peralatan perang elektronik
- Sistem radar baterai kontra
- Peralatan pengacau GPS
- Ribuan perangkat night vision
- Lusinan sistem UAV angkutan berat untuk memberikan dukungan logistik kepada pasukan yang terisolasi

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Brutal! Serangan Iran...
Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
Nico Williams Hadiahkan...
Nico Williams Hadiahkan Medali Emas Piala Dunia 2026 untuk Sang Ibunda
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved