Bantu Ukraina, Senjata Apa Saja yang Diberikan Inggris?

Jum'at, 27 Mei 2022 - 18:04 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Perang Ukraina Sudah 92 Hari, Rusia Gunakan 60 Persen Senjata Presisi Tinggi

Jika digunakan sebagai rudal anti-kapal, Brimstones terlalu kecil untuk menenggelamkan kapal yang lebih besar, tetapi dapat menyebabkan kerusakan besar.

"Itu semua tergantung di mana Anda memukul," katanya. "Jika Anda melewati mesin atau di dekat saluran air, Anda bisa memberi musuh masalah serius," ungkapnya.

3. Kendaraan lapis baja
Inggris telah menyumbangkan 120 kendaraan lapis baja ke Ukraina, termasuk kendaraan patroli Mastiff. Mastiff sangat populer di kalangan pasukan Inggris di Afghanistan karena mereka memberikan perlindungan tingkat tinggi terhadap ranjau darat dan alat peledak improvisasi.

Analis mengatakan bahwa di area yang banyak ranjau seperti Donbas, Mastiff kemungkinan akan sangat berguna.

Dapat dipahami bahwa kedua belah pihak yang berkonflik telah menggunakan ranjau darat secara ekstensif, seringkali untuk memaksa kendaraan musuh ke daerah-daerah di mana mereka dapat ditargetkan dengan persenjataan anti-tank.

4. Drone
Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pihaknya memasok "lusinan" sistem kendaraan udara tak berawak (UAV) berat untuk memberikan dukungan logistik kepada pasukan yang terisolasi.

Baca juga: Simulator Bom Nuklir Digunakan 9 Juta Kali sejak Rusia Invasi Ukraina

Para analis mengatakan bahwa pesawat tak berawak bisa sangat efektif dalam mendapatkan pasokan melalui "mil terakhir" ke pasukan garis depan, terutama di bawah ancaman tembakan artileri Rusia dan dalam situasi di mana ada risiko pengepungan.

Sementara Rusia sejauh ini gagal mengepung sejumlah besar pasukan Ukraina di Ukraina timur, ancaman tembakan artileri di beberapa daerah selalu ada.

"Ini adalah jumlah barang yang dibutuhkan oleh pasukan," kata Bronk.

"Setiap kali Anda dapat menggunakan drone alih-alih seorang tentara untuk mengirimkan persediaan ke depan, berarti seseorang terkena bahaya ekstrem," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved