Negarawan AS: Rusia Bisa Keluar dari Eropa dan Jadi Sekutu Permanen China

Rabu, 25 Mei 2022 - 11:28 WIB
loading...
Negarawan AS: Rusia...
Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Henry Kissinger. Foto/REUTERS
A A A
DAVOS - Ada peluang kecil untuk meredakan konflik bersenjata di Ukraina dan menemukan penyelesaian damai. Selain itu, Rusia dapat keluar dari Eropa untuk selamanya dan menjadi sekutu permanen China.

Pernyataan itu diungkapkan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Henry Kissinger dalam Forum Ekonomi Dunia, pertemuan elit Barat di Davos, Swiss.

“Negosiasi perdamaian perlu dimulai dalam dua bulan ke depan atau lebih, (sebelum konflik] menciptakan pergolakan dan ketegangan yang tidak akan mudah diatasi,” ungkap diplomat veteran berusia 98 tahun tentang krisis Ukraina tersebut.

Baca juga: Memalukan dan Semrawut! Pentagon Pasang Bendera Ukraina secara Terbalik

“Hasilnya akan menentukan sisa hubungan Eropa dengan Rusia dan Ukraina,” papar tokoh negarawan AS tersebut.

Baca juga: Ukraina Sesumbar Bisa Memasuki Krimea pada Akhir Tahun

Dia menambahkan, “Idealnya, garis pemisah harus kembali ke status quo ante.”

Baca juga: Pesawat Militer Rusia dan China Gelar Patroli Udara Bersama di Asia Pasifik

“Saya percaya mengejar perang di luar titik itu tidak akan mengubahnya menjadi perang tentang kebebasan Ukraina, yang telah dilakukan dengan kohesi besar oleh NATO, tetapi menjadi perang melawan Rusia sendiri,” ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Berita Terkini
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved