Lavrov Ungkap Strategi Geopolitik Rusia, Sebut Barat Diktator
Selasa, 24 Mei 2022 - 09:40 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Foto/REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Rusia mengharapkan peningkatan kerjasama ekonomi dengan China karena Barat menjadi lebih diktator. Pernyataan tegas itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada Senin (23/5/2022).
Menurut dia, Rusia bermaksud membangun hubungan dengan negara-negara merdeka dan akan memutuskan bagaimana berurusan dengan Barat jika dan ketika itu masuk akal.
“Sekarang Barat mengambil posisi diktator, hubungan ekonomi kami dengan China akan tumbuh lebih cepat lagi,” ungkap Lavrov kepada para pelajar di Sekolah Primakov, sekolah menengah atas yang elit di Moskow dan dinamai sama dengan nama salah satu pendahulunya.
Baca juga: Anggota NATO akan Kirim Rudal Anti-Kapal Harpoon ke Ukraina, Ini Kehebatannya
Dia menjelaskan, “Selain menambah pendapatan langsung ke perbendaharaan, ini akan memberi kita kesempatan mengimplementasikan rencana pengembangan Timur Jauh dan Siberia Timur.”
Baca juga: Media Ungkap Rencana Militer AS di Arktik Bernilai Miliaran Dolar
Menurut dia, Rusia bermaksud membangun hubungan dengan negara-negara merdeka dan akan memutuskan bagaimana berurusan dengan Barat jika dan ketika itu masuk akal.
“Sekarang Barat mengambil posisi diktator, hubungan ekonomi kami dengan China akan tumbuh lebih cepat lagi,” ungkap Lavrov kepada para pelajar di Sekolah Primakov, sekolah menengah atas yang elit di Moskow dan dinamai sama dengan nama salah satu pendahulunya.
Baca juga: Anggota NATO akan Kirim Rudal Anti-Kapal Harpoon ke Ukraina, Ini Kehebatannya
Dia menjelaskan, “Selain menambah pendapatan langsung ke perbendaharaan, ini akan memberi kita kesempatan mengimplementasikan rencana pengembangan Timur Jauh dan Siberia Timur.”
Baca juga: Media Ungkap Rencana Militer AS di Arktik Bernilai Miliaran Dolar
Lihat Juga :