WHO: Tak Ada Bukti Virus Cacar Monyet Telah Bermutasi

Senin, 23 Mei 2022 - 23:50 WIB
loading...
WHO: Tak Ada Bukti Virus...
WHO: Tak Ada Bukti Virus Cacar Monyet Telah Bermutasi. FOTO/Reuters
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) tidak memiliki bukti bahwa virus cacar monyet telah bermutasi, seorang eksekutif senior di badan PBB mengatakan pada Senin (23/5/2022). Ia mencatat penyakit menular yang endemik di Afrika barat dan tengah itu cenderung tidak berubah.

“Mutasi biasanya lebih rendah dengan virus ini, meskipun urutan genom kasus akan membantu menginformasikan pemahaman tentang wabah saat ini,” ucap Rosamund Lewis, Kepala Sekretariat Cacar yang merupakan bagian dari Program Darurat WHO, seperti dikutip dari Reuters.

Baca: Pertama di Uni Eropa, Negara Ini Karantina Pasien Cacar Monyet 21 Hari

“Lebih dari 100 kasus yang dicurigai dan dikonfirmasi dalam wabah baru-baru ini di Eropa dan Amerika Utara belum parah, penyakit baru dan zoonosis WHO memimpin dan memimpin teknis pada COVID-19,” kata Maria van Kerkhove, ahli epidemiologi penyakit menular asal Amerika Serikat. "Ini adalah situasi yang dapat dikendalikan," lanjutnya.

Menurut WHO, wabah itu tidak biasa, karena terjadi di negara-negara di mana virus tidak bersirkulasi secara teratur. Para ilmuwan sedang berusaha memahami asal usul kasus dan apakah ada yang berubah tentang virus tersebut.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Jerman, Karl Lauterbach menyatakan keprihatinan tentang wabah cacar monyet dan mengatakan negara itu akan merilis pedoman karantina pada Selasa, setelah sebelumnya melaporkan tiga kasus.

Hampir 20 negara di mana cacar monyet tidak endemik telah melaporkan wabah penyakit, dengan lebih dari 100 dikonfirmasi atau diduga terinfeksi, sebagian besar di Eropa.

Baca: Ini Bukti Kuat Cacar Monyet adalah Senjata Biologis Buatan Manusia

"Dalam beberapa jam ke depan kami akan menyusun rekomendasi bersama dengan Institut Robert Koch mengenai rekomendasi isolasi dan rekomendasi karantina," kata Lauterbach kepada wartawan di sela-sela pertemuan tahunan Organisasi Kesehatan Dunia di Jenewa. "Besok baru bisa kita presentasikan," ujarnya.

Lauterbach mengatakan bahwa pria yang berhubungan seks dengan pasangan yang tidak dikenal saat ini merupakan kelompok berisiko dan harus diperingatkan tentang cacar monyet "tanpa stigmatisasi apa pun".

Dia mengatakan pola wabah itu mengkhawatirkan, mengatakan tampaknya cara penyebaran virus telah berubah, dan mendesak tindakan cepat untuk menahan wabah global.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Berita Terkini
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Infografis
Eks Panglima Militer...
Eks Panglima Militer Ukraina: Hampir Tak Ada Peluang Bertahan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved