Israel Tidak akan Selidiki Pembunuhan Jurnalis Palestina Shireen Abu Akleh

Kamis, 19 Mei 2022 - 22:02 WIB
loading...
Israel Tidak akan Selidiki...
Warga memprotes pembunuhan jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh sambil memperingati 74 tahun Nakba di London, Inggris, 14 Mei 2022. Foto/Rasid Necati Asl?m/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Polisi Militer Pasukan Pertahanan Israel tidak akan membuka penyelidikan atas pembunuhan jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh (51) di Jenin pekan lalu, meskipun dia ditembak di kepala oleh penembak jitu tentara Israel.

Keputusan itu dilaporkan Haaretz. Divisi Investigasi Kriminal Polisi Militer Israel percaya penyelidikan yang memperlakukan tentara Israel sebagai tersangka akan menimbulkan oposisi di dalam masyarakat Israel.

Sebagai tanggapan, keluarga Abu Akleh mengatakan mereka telah mengantisipasi hal ini dan mengulangi seruan mereka untuk penyelidikan transparan atas penembakannya.

Baca juga: Erdogan Sebut Swedia Sarang Teroris, Ancam Veto Upaya Gabung NATO

"Kami sudah menduga ini dari Israel. Itu sebabnya kami tidak ingin mereka berpartisipasi dalam penyelidikan," ujar keluarga itu kepada Al Jazeera.

Baca juga: Rusia Ungkap Tanggal Produksi Jet Tempur Generasi Baru, Catat Tahunnya

Keluarga Shireen Abu Akleh menegaskan, "Kami ingin meminta pertanggungjawaban siapa pun yang bertanggung jawab atas tindakan ini. Kami mendesak Amerika Serikat (AS) khususnya karena dia adalah warga negara AS dan komunitas internasional untuk membuka penyelidikan yang adil dan transparan dan mengakhiri berbagai pembunuhan."

Baca juga: Amerika Serikat Gempar, Deteksi Kasus Pertama Penyakit Langka

Keluarga telah diyakinkan oleh pemerintah AS bahwa pembunuhan Abu Akleh akan diselidiki.

Menurut Haaretz, "tidak ada kecurigaan" penembakan itu sebagai tindakan kriminal.

Ketika ditanyai, para tentara Israel mengklaim bahwa mereka mengira mereka menembaki seorang pejuang Palestina, meskipun saksi dan wartawan Al Jazeera melaporkan tidak ada penembakan di sekitar Abu Akleh.

Abu Akleh juga mengenakan jaket antipeluru yang ditandai dengan jelas sebagai "PRESS" dan mengenakan helm ketika dia ditembak mati pada 11 Mei saat dia meliput penyerbuan tentara pendudukan ke kamp pengungsi Jenin.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Iran Desak Militer Negara...
Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!
Rekomendasi
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved