Australia Didekati Kapal Mata-mata Canggih China, Menhan Dutton Sebut Agresi

Sabtu, 14 Mei 2022 - 00:07 WIB
loading...
Australia Didekati Kapal...
Kapal mata-mata canggih China muncul di lepas pantai Australia. Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton menyebutnya tindakan agresi. Foto/Departemen Pertahanan Australia
A A A
CANBERRA - Sebuah kapal mata-mata canggih China terlacak muncul di lepas pantai Australia Barat. Menteri Pertahanan (Menhan) Australia Peter Dutton menyebutnya sebagai tindakan agresi.

Kapal itu, pertama kali terlihat seminggu yang lalu, telah terdeteksi di dekat Exmouth di mana stasiun intelijen pusat Australia dan Amerika Serikat bermarkas.

"Ini adalah kapal perang China dengan kemampuan pengumpulan intelijen...ini sangat tidak biasa, kami belum pernah melihat kapal dari Tentara Pembebasan Rakyat datang sejauh ini ke selatan," kata Dutton kepada wartawan di Perth, Jumat (13/5/2022), seperti dikutip news.com.au.

“Tujuannya, tentu saja, adalah untuk mengumpulkan intelijen tepat di sepanjang garis pantai.”

“Saya pikir itu adalah tindakan agresi. Saya pikir terutama karena itu telah datang jauh ke selatan,” katanya lagi.

Baca juga: Dubes China Sebut Pakta Keamanan Solomon Bukan Ancaman bagi Australia

“Untuk sampai sejauh ini ke selatan Exmouth belum pernah terjadi sebelumnya, dan untuk memeluk garis pantai seperti yang dimilikinya. Kami tidak tahu apakah itu menyimpang dan langsung menuju utara, tetapi saat ini sedang menuju ke arah timur laut.”

Dutton mengatakan dia tidak ingin melihat China "terus di jalur agresi".

"Saya ingin menormalkan hubungan kami dengan China, seperti siapa pun," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved