Australia Didekati Kapal Mata-mata Canggih China, Menhan Dutton Sebut Agresi

Sabtu, 14 Mei 2022 - 00:07 WIB
loading...
A A A
“Saya tentu tidak percaya bahwa, ketika Anda menggabungkannya dengan banyak tindakan pemaksaan lainnya dan banyak pernyataan yang telah dibuat untuk menyerang kepentingan nasional Australia, Anda dapat menggambarkannya sebagai tindakan membangun jembatan atau persahabatan,” katanya.

Dutton sebelumnya menghadapi panggangan tentang mengapa dia membuat informasi publik pada hari Jumat, mengingat dia tahu tentang keberadaan kapal di perairan Australia seminggu yang lalu.

Dutton mengklaim pengungkapan itu tidak ada hubungannya dengan pemilu dan transparansi itu sejalan dengan praktik standar.

“Saya pikir warga Australia berhak mengetahui apa yang sedang terjadi dan, seperti yang saya katakan, ini adalah pengulangan dari praktik sebelumnya di mana kami telah membuat publik mengetahui kegiatan ini sebelumnya,” katanya.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Pertahanan mengonfirmasi bahwa mereka secara aktif memantau kapal itu melalui udara dan laut.

“Australia menghormati hak semua negara untuk menjalankan kebebasan navigasi dan penerbangan di perairan dan wilayah udara internasional, sama seperti kami mengharapkan orang lain menghormati hak kami untuk melakukan hal yang sama,” katanya.

“[Departemen] Pertahanan akan terus memantau operasi kapal dalam pendekatan maritim kami.”

Awal tahun ini, Departemen Pertahanan Australia melaporkan laser yang memancar dari kapal Tentara Pembebasan Rakyat menyinari pesawat pengintai P-8A Poseidon.

Pesawat itu juga berada di zona ekonomi eksklusif Australia di luar Top End negara itu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Rekomendasi
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved