Demi Asuransi, Pria India Sewa 4 Pembunuh Bayaran untuk Membunuhnya
Minggu, 21 Juni 2020 - 17:50 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Shalu, Gaurav telah mengambil Rs 6 lakh sebagai pinjaman pribadi pada bulan Februari dan sedang menjalani perawatan karena depresi. Selain itu, ia juga menjadi korban penipuan kartu kredit. (Baca: Pembunuh Bayaran Bayar Pembunuh Bayaran yang Bayar Pembunuh Bayaran.... )
Polisi mengatakan bahwa selama penyelidikan muncul bahwa Gaurav berhubungan dengan anak di bawah umur. Polisi memindai catatan ponselnya dan menyimpulkan bahwa ia telah memberikan kontrak untuk pembunuhannya sendiri kepada anak di bawah umur tersebut.
Polisi melanjutkan Gaurav pada 9 Juni telah mencapai lokasi pembunuhan tersebut menggunakan beberapa transportasi umum dan mengirim fotonya sendiri kepada tersangka yang masih di bawah umur. Remaja itu dan tersangka lain kemudian mengikat tangannya dan menggantungnya di pohon.
Polisi mengklaim Gaurav telah bertemu dengan tersangka melalui Facebook.
“Selama penyelidikan, remaja itu mengungkapkan bahwa Bansal telah berhubungan dengannya di media sosial dan telah membayarnya untuk membunuhnya. Mendiang mengatakan keluarganya akan mendapatkan uang asuransi jika mereka membunuhnya," tulis The Indian Express, mengutip pejabat polisi setempat, Dr A Koan.
Polisi mengatakan bahwa selama penyelidikan muncul bahwa Gaurav berhubungan dengan anak di bawah umur. Polisi memindai catatan ponselnya dan menyimpulkan bahwa ia telah memberikan kontrak untuk pembunuhannya sendiri kepada anak di bawah umur tersebut.
Polisi melanjutkan Gaurav pada 9 Juni telah mencapai lokasi pembunuhan tersebut menggunakan beberapa transportasi umum dan mengirim fotonya sendiri kepada tersangka yang masih di bawah umur. Remaja itu dan tersangka lain kemudian mengikat tangannya dan menggantungnya di pohon.
Polisi mengklaim Gaurav telah bertemu dengan tersangka melalui Facebook.
“Selama penyelidikan, remaja itu mengungkapkan bahwa Bansal telah berhubungan dengannya di media sosial dan telah membayarnya untuk membunuhnya. Mendiang mengatakan keluarganya akan mendapatkan uang asuransi jika mereka membunuhnya," tulis The Indian Express, mengutip pejabat polisi setempat, Dr A Koan.
Lihat Juga :