Dua Bulan Tutup, Jerman Buka Kembali Kedutaan Besar di Kiev
Rabu, 11 Mei 2022 - 06:05 WIB
loading...
Dua Bulan Tutup, Jerman Buka Kembali Kedutaan Besar di Kiev. FOTO/GI
A
A
A
KIEV - Menteri Luar Negeri Jerman , Annalena Baerbock pada Selasa (10/5/2022) membuka kembali kedutaan negaranya di Kiev . Sebelumnya, lebih dari dua bulan lalu Jerman menutup Kedubesnya di Kiev setelah invasi Rusia.
Baerbock, anggota Kabinet Jerman pertama yang mengunjungi Ukraina sejak awal perang, juga berjanji bahwa Berlin akan memberikan dukungan lebih lanjut kepada Kiev. Termasuk dalam hal penyelidikan dan penuntutan kejahatan perang.
Baca: Jerman Akhirnya Setuju Kirim Sistem Persenjataan Berat ke Ukraina
Berbicara setelah mengunjungi kota Bucha dan Irpin, di mana tentara Rusia diduga telah membunuh banyak warga sipil, Baerbock mengatakan tidak akan pernah ada lagi impunitas atas kejahatan perang yang dilakukan oleh Rusia, deportasi, atau untuk para pembunuh dan pemerkosa.
“Itulah sebabnya kami akan memberikan dukungan politik, keuangan, dan dukungan melalui staf Jerman, khususnya di Pengadilan Kriminal Internasional,” kata Baerbock, seperti dikutip dari AP. Ia juga menambahkan bahwa Jerman akan membayar dua jaksa Ukraina tambahan yang akan menyelidiki kekerasan seksual yang dilakukan selama konflik.
Baerbock menyatakan kesedihan mendalam atas warga sipil yang tewas selama perang. Ia mengatakan bahwa "kejahatan terburuk yang bisa dibayangkan" telah dilakukan di Bucha, di pinggiran Kiev, yang diduduki oleh pasukan Rusia selama beberapa minggu.
Baca: Jerman Akan Dukung Ukraina Tanpa Membahayakan Keamanan Sendiri
Baerbock, anggota Kabinet Jerman pertama yang mengunjungi Ukraina sejak awal perang, juga berjanji bahwa Berlin akan memberikan dukungan lebih lanjut kepada Kiev. Termasuk dalam hal penyelidikan dan penuntutan kejahatan perang.
Baca: Jerman Akhirnya Setuju Kirim Sistem Persenjataan Berat ke Ukraina
Berbicara setelah mengunjungi kota Bucha dan Irpin, di mana tentara Rusia diduga telah membunuh banyak warga sipil, Baerbock mengatakan tidak akan pernah ada lagi impunitas atas kejahatan perang yang dilakukan oleh Rusia, deportasi, atau untuk para pembunuh dan pemerkosa.
“Itulah sebabnya kami akan memberikan dukungan politik, keuangan, dan dukungan melalui staf Jerman, khususnya di Pengadilan Kriminal Internasional,” kata Baerbock, seperti dikutip dari AP. Ia juga menambahkan bahwa Jerman akan membayar dua jaksa Ukraina tambahan yang akan menyelidiki kekerasan seksual yang dilakukan selama konflik.
Baerbock menyatakan kesedihan mendalam atas warga sipil yang tewas selama perang. Ia mengatakan bahwa "kejahatan terburuk yang bisa dibayangkan" telah dilakukan di Bucha, di pinggiran Kiev, yang diduduki oleh pasukan Rusia selama beberapa minggu.
Baca: Jerman Akan Dukung Ukraina Tanpa Membahayakan Keamanan Sendiri
Lihat Juga :