Jerman Akhirnya Setuju Kirim Sistem Persenjataan Berat ke Ukraina

Rabu, 27 April 2022 - 11:38 WIB
loading...
Jerman Akhirnya Setuju...
Jerman Akhirnya Setuju Kirim Sistem Persenjataan Berat ke Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
BERLIN - Jerman mengumumkan pengiriman senjata berat pertamanya ke Ukraina untuk membantu Kiev menangkis serangan Rusia . Keputusan ini diambil setelah berminggu-minggu tekanan di dalam dan luar negeri agar pemerintah Jerman segera mengirim persenjataan berat ke Ukraina.

“Pemerintah telah menyetujui pengiriman tank Gepard yang dilengkapi dengan senjata anti-pesawat dari persediaan perusahaan KMW,” kata Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht, seperti dikutip dari Reuters.

Baca: London Dukung Ukraina Invasi Balik Rusia dengan Senjata Inggris

Saat ini, Jerman juga tengah berupaya untuk mengurangi ketergantungannya pada energi impor Rusia. Permintaan Ukraina untuk senjata berat telah meningkat sejak Moskow mengalihkan ofensifnya ke wilayah timur Donbas, yang dianggap lebih cocok untuk pertempuran tank daripada di daerah sekitar ibu kota Kiev, di mana sebagian besar pertempuran sebelumnya terjadi.

Pengumuman pengiriman tank Gepard datang setelah laporan pada hari Senin yang menyatakan bahwa perusahaan pertahanan Rheinmetall telah meminta persetujuan pemerintah untuk pengiriman 100 kendaraan tempur infanteri tua Marder dan 88 tank Leopard 1A5 tua ke Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Dirjen Imigrasi Ungkap...
Dirjen Imigrasi Ungkap Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved