Berperang untuk Ukraina, Mantan Marinir AS Tewas dalam Pertempuran
Jum'at, 29 April 2022 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan mereka mengetahui laporan ini dan sedang memantau situasi dengan cermat.
"Karena pertimbangan privasi, kami tidak memiliki komentar lebih lanjut," tambah pejabat itu.
"Kami sekali lagi menegaskan warga AS tidak boleh melakukan perjalanan ke Ukraina karena konflik bersenjata aktif dan warga AS di Ukraina dipilih oleh pejabat keamanan pemerintah Rusia, dan warga AS di Ukraina harus segera pergi jika aman untuk melakukannya, menggunakan pilihan transportasi darat komersial atau swasta lainnya," tuturnya.
Kementerian Pertahanan Ukraina membentuk unit khusus, Legiun Internasional, untuk para pejuang asing yang ingin bergabung dalam perang melawan Rusia. Lebih dari 20.000 sukarelawan dan veteran dari 52 negara telah menyatakan keinginan mereka untuk bergabung dalam pertempuran mulai 7 Maret, menurut Brigjen Kyrylo Budanov, komandan Direktorat Intelijen Utama Kementerian, yang akan menjalankan legiun ini.
CNN sebelumnya melaporkan warga negara asing, termasuk warga negara AS dan Inggris, yang telah meninggalkan rumah untuk bergabung dalam pertempuran di Ukraina.
Baca juga: Kepala Intelijen Rusia: AS dan Polandia Berencana Membagi Ukraina
"Karena pertimbangan privasi, kami tidak memiliki komentar lebih lanjut," tambah pejabat itu.
"Kami sekali lagi menegaskan warga AS tidak boleh melakukan perjalanan ke Ukraina karena konflik bersenjata aktif dan warga AS di Ukraina dipilih oleh pejabat keamanan pemerintah Rusia, dan warga AS di Ukraina harus segera pergi jika aman untuk melakukannya, menggunakan pilihan transportasi darat komersial atau swasta lainnya," tuturnya.
Kementerian Pertahanan Ukraina membentuk unit khusus, Legiun Internasional, untuk para pejuang asing yang ingin bergabung dalam perang melawan Rusia. Lebih dari 20.000 sukarelawan dan veteran dari 52 negara telah menyatakan keinginan mereka untuk bergabung dalam pertempuran mulai 7 Maret, menurut Brigjen Kyrylo Budanov, komandan Direktorat Intelijen Utama Kementerian, yang akan menjalankan legiun ini.
CNN sebelumnya melaporkan warga negara asing, termasuk warga negara AS dan Inggris, yang telah meninggalkan rumah untuk bergabung dalam pertempuran di Ukraina.
Baca juga: Kepala Intelijen Rusia: AS dan Polandia Berencana Membagi Ukraina
(ian)
Lihat Juga :