Inggris: 20 Kapal Perang dan Kapal Selam Rusia Berkumpul di Laut Hitam

Kamis, 28 April 2022 - 20:31 WIB
loading...
Inggris: 20 Kapal Perang dan Kapal Selam Rusia Berkumpul di Laut Hitam
Kementerian Pertahanan Inggris melaporkan 20 kapal perang dan kapal selam Rusia berkumpul di Laut Hitam. Foto/Ilustrasi
A A A
LONDON - Rusia telah mengambil langkah lain dalam kampanye militer melawan Ukraina setelah terungkap bahwa Moskow telah mengumpulkan kapal ofensif di Laut Hitam . Ancaman terbaru Kremlin terhadap Kiev diungkapkan oleh Kementerian Pertahanan Inggris dalam pembaruan intelijen yang diposting ke Twitter pagi ini.

“Sekitar 20 kapal Angkatan Laut Rusia saat ini berada di zona operasional Laut Hitam, termasuk kapal selam," kata Kementerian Pertahanan Inggris.

"Selat Bosporus tetap tertutup untuk semua kapal perang non-Turki, membuat Rusia tidak dapat menggantikan kapal penjelajah Moskva yang hilang di Laut Hitam," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Express.co.uk, Kamis (28/4/2022).

Kementerian Pertahanan Inggris juga telah memperingatkan bahwa kapal-kapal yang berkumpul di Laut Hitam dapat menimbulkan ancaman serius bagi Ukraina.

Baca juga: Putin Ancam Serang NATO dengan Nuklir, Isyarat Bakal Perang Dunia III

“Meskipun kerugian memalukan dari kapal pendarat Saratov dan kapal penjelajah Moskva, Armada Laut Hitam Rusia tetap memiliki kemampuan untuk menyerang target Ukraina dan pesisir,” kata Kementerian Pertahanan Inggris.

Pembaruan intelijen datang setelah Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengklaim Kremlin telah mengalami kerugian besar sejak meluncurkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari.

Upaya Rusia untuk menaklukkan Ukraina, yang oleh Vladimir Putin digambarkan sebagai "operasi militer khusus", telah mengakibatkan 15.000 tentara tewas.

Wallace mengatakan bahwa 2.000 kendaraan lapis baja Rusia telah dihancurkan atau direbut, termasuk 530 tank dan lebih dari 60 helikopter serta jet tempur Rusia telah hilang.

Baca juga: Loyalis Putin: Ini Memang Perang Dunia III, Kita Semua Akan Mati
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2240 seconds (11.252#12.26)