Ternyata Ini Alasan Trump Tidak Kenakan Tarif pada Rusia

Senin, 07 April 2025 - 05:38 WIB
loading...
Ternyata Ini Alasan...
Pemerintah AS ungkap alasan Rusia dikecualikan dari kebijakan pengenaan tarif barang impor yang diterapkan Presiden Donald Trump. Foto/Screngrab video Sky News
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengungkap alasan Rusia dikecualikan dari kebijakan pengenaan tarif barang impor yang diterapkan Presiden Donald Trump. Alasan tersebut adalah agar tidak membahayakan perundingan yang sedang berlangsung untuk menyelesaikan perang Rusia- Ukraina.

Itu disampaikan Direktur Dewan Ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett kepada ABC, yang dilansir Selasa (7/4/2025).

Pada Selasa lalu, presiden Trump memperkenalkan bea masuk baru mulai dari 10% hingga 50% pada barang impor dari puluhan negara, termasuk China, negara anggota Uni Eropa, hingga Jepang.

Baca Juga: Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mempromosikan industri Amerika dan memperbaiki apa yang Trump gambarkan sebagai "ketidakseimbangan perdagangan yang sangat tidak adil”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved