Pengeluaran Militer Global Pecahkan Rekor Baru Tertinggi

Senin, 25 April 2022 - 20:40 WIB
loading...
Pengeluaran Militer...
Tank Swedia dan Finlandia terlihat saat latihan militer Cold Response 2022 di Evenes, Norwegia, 22 Maret 2022. Foto/REUTERS
A A A
STOCKHOLM - Pengeluaran militer dari semua negara digabungkan membuat rekor baru pada 2021, melebihi angka USD2 triliun untuk pertama kalinya.

Hal itu diungkapkan dalam laporan Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) yang diterbitkan pada Senin (25/4/2022).

Berbagai negara di dunia menghabiskan total USD2,113 triliun untuk senjata tahun lalu. Pembelanja teratas adalah Amerika Serikat (AS), China, India, Inggris, dan Rusia, yang menyumbang 62% dari total jumlah.

Baca juga: Ankara Kecam AS Standar Ganda pada Pembelian S-400 oleh Turki dan India

Menurut para peneliti, 2021 adalah tahun ketujuh berturut-turut di mana pengeluaran militer global telah tumbuh, meskipun ada tekanan pada ekonomi oleh pandemi Covid-19.

Baca juga: Trump akan Hentikan Putin Gunakan Kata Nuklir Lagi

Sementara pengeluaran pertahanan AS turun 1,4% dibandingkan tahun 2020, Washington tetap menjadi pemimpin global mutlak, setelah menghabiskan sekitar USD801 miliar tahun lalu.

Baca juga: China Bangun Sistem Pertahanan Luar Angkasa, Ini Targetnya

Laporan SIPRI juga menunjukkan pendanaan AS untuk penelitian dan pengembangan militer meskipun telah turun 1,2% tahun lalu, masih naik 24% antara 2012 dan 2021.

“Itu menunjukkan bahwa AS lebih fokus pada teknologi generasi berikutnya,” ungkap Alexandra Marksteiner, peneliti di Program Pengeluaran Militer dan Produksi Senjata SIPRI.

“Pemerintah AS telah berulang kali menekankan perlunya mempertahankan keunggulan teknologi militer AS atas pesaing strategis,” ujar dia.

Dengan perkiraan USD293 miliar dihabiskan untuk senjata, China menempati posisi kedua dalam daftar SIPRI.

Menurut lembaga yang berbasis di Swedia, pengeluaran militer Beijing telah meningkat selama 27 tahun berturut-turut, dengan kenaikan 4,7% pada 2021.

India berada di urutan ketiga dengan USD76,6 miliar yang dihabiskan tahun lalu, naik 0,9% dari tahun 2020.

Laporan tersebut mencatat bahwa New Delhi telah berupaya mengurangi ketergantungannya pada senjata impor akhir-akhir ini, dengan 64% dari pengeluaran militernya diberikan kepada produsen senjata lokal.

Inggris menghabiskan USD68,4 miliar untuk pertahanan pada 2021, meningkat 3% dari tahun sebelumnya.

Menurut perkiraan SIPRI, pengeluaran militer Rusia naik 2,9% mencapai USD65,9 miliar pada 2021. Dengan demikian, Moskow menghabiskan 4,1% dari PDB-nya untuk pertahanan.

Pengeluaran militer negara itu telah tumbuh selama tiga tahun berturut-turut, menurut laporan itu.

Direktur Program Pengeluaran Militer dan Produksi Senjata SIPRI Lucie Beraud-Sudreau mencatat, “Pendapatan minyak dan gas yang tinggi membantu Rusia meningkatkan pengeluaran militernya pada tahun 2021.”

Dia menambahkan, “Pengeluaran militer Rusia telah menurun antara 2016 dan 2019 sebagai akibat dari harga energi yang rendah dikombinasikan dengan sanksi.”

Di Eropa, delapan negara anggota NATO lainnya membawa pengeluaran pertahanan mereka sejalan dengan target aliansi setidaknya 2% dari PDB masing-masing tahun lalu.

Jerman, meskipun tidak termasuk di antara negara-negara yang memenuhi target, namun menduduki peringkat sebagai pembelanja pertahanan terbesar ketiga di Eropa Tengah dan Barat, setelah mengucurkan USD56,0 miliar untuk militernya, atau 1,3% dari PDB-nya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Korea Utara Menguji...
Korea Utara Menguji Kapal Perusak Choe Hyon Baru
Suami Bejat, Terbukti...
Suami Bejat, Terbukti Bantu 120 Pria Beli Layanan Seks Istrinya
Iran Kejutkan Dunia,...
Iran Kejutkan Dunia, Siap Jual Rudal Canggih dan Kapal Perang dengan Mata Uang Kripto
Israel Gunakan Video...
Israel Gunakan Video dari Genosida Gaza untuk Pasarkan Senjata ke Negara-negara Eropa dan Asia
2 Negara Asia Mitra...
2 Negara Asia Mitra NATO Untung Besar dari Penjualan Senjata
Seskab Teddy: Langit...
Seskab Teddy: Langit Indonesia Harus Aman, Kedaulatan Tidak Bisa Ditawar
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved