China Bangun Sistem Pertahanan Luar Angkasa, Ini Targetnya

Senin, 25 April 2022 - 15:26 WIB
loading...
China Bangun Sistem...
China menyiapkan sistem pertahanan luar angkasa untuk melindungi bumi. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - China berusaha membangun sistem yang mampu memantau asteroid secara efektif dan berpotensi mengubah arahnya untuk melindungi Bumi dari kemungkinan dampak tabrakan.

Wakil Kepala Badan Luar Angkasa Nasional China (CNSA) Wu Yanhua mengungkapkan pada Minggu bahwa Beijing memperkirakan akan menabrak asteroid sebagai bagian dari percobaan di beberapa titik pada 2025.

“Apa yang direncanakan untuk didirikan adalah sistem pemantauan dan pertahanan asteroid dekat Bumi yang juga berpotensi mampu melindungi pesawat ruang angkasa,” ungkap Wu kepada China Central Television selama acara Space Day of China tahun ini.

Baca juga: Putin Tekan Israel Serahkan Gereja Yerusalem Timur ke Rusia

Sistem yang akan mencakup elemen berbasis darat dan luar angkasa itu akan membuat katalog dan menganalisis asteroid untuk menentukan mana yang berpotensi mengancam Bumi atau aktivitas manusia di luar angkasa.

Baca juga: Singgung China, Menhan Dutton Sebut Australia Harus Siap Perang

“Secara khusus, sistem akan melibatkan kerangka simulasi komputer yang akan memodelkan potensi dampak asteroid,” papar dia.

Baca juga: Israel Mengaku Tak Berencana Membagi Kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem

Proyek ini masih menunggu persetujuan otoritas China. Global Times melaporkan, itu membutuhkan koordinasi beberapa departemen.

China bukan satu-satunya negara yang mengkhawatirkan ancaman asteroid terhadap Bumi. NASA telah mengembangkan proyek serupa juga.

Pada November 2021, Badan Antariksa AS meluncurkan penyelidikan yang dirancang untuk menyerang asteroid kecil untuk menguji apakah perubahan arah melalui tumbukan dimungkinkan dan apakah ini bisa menjadi pertahanan planet yang efektif terhadap ancaman semacam itu.

Dipasang di salah satu roket Falcon 9 SpaceX, probe, yang disebut DART, seharusnya menyerang batu ruang angkasa kecil yang mengorbit asteroid yang lebih besar, mengubah kecepatan asteroid dengan sepersekian persen, tetapi cukup untuk diamati dan diukur dari Bumi.

Penyelidikan ini diharapkan mencapai targetnya sekitar 10 bulan setelah peluncuran.

“Tidak ada asteroid yang diketahui mampu menimbulkan kerusakan serius yang akan bertabrakan dengan Bumi dalam 100 tahun ke depan,” ungkap NASA Oktober lalu.

Namun, badan tersebut menambahkan bahwa 60% dari batuan luar angkasa tersebut mungkin sebenarnya masih belum ditemukan.

Satu meteor meledak di atas kota Chelyabinsk di Rusia pada 2013. Meskipun benda itu terbakar di atmosfer dan hanya sebagian kecilnya yang mencapai Bumi, ledakan itu menyebabkan 1.600 orang terluka, dengan puluhan orang dirawat di rumah sakit.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
Berita Terkini
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Infografis
China Marah, AS Tak...
China Marah, AS Tak Mau Tarik Sistem Rudal Typhon dari Filipina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved