Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:37 WIB
loading...
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama kalinya, Taiwan tembakkan puluhan rudal dari HIMARS buatan AS ke arah China dalam latihan militer hari Rabu. Foto/Screenshot video Taiwan Plus
A A A
TAIPEI - Taiwan telah menembakkan puluhan rudal dari Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) buatan Amerika Serikat (AS) ke arah China untuk pertama kalinya. Rudal-rudal itu ditembakkan pada hari Rabu sebagai bagian dari latihan dua hari yang diadakan di sekitar kota Taichung, Taiwan tengah.

Latihan tersebut berlangsung di sepanjang garis pantai sepanjang 12 mil yang disebut "pantai merah", daerah pesisir di seluruh negeri yang dianggap sebagai tempat pendaratan paling mungkin untuk invasi China.

Baca Juga: Gawat, Konflik AS dan China atas Taiwan Berisiko Memicu Eskalasi Nuklir

HIMARS adalah salah satu sistem terpenting dalam persenjataan Taiwan dan akan sangat penting dalam mempertahankan diri dari serangan China. Dalam latihan tersebut, militer Taiwan juga menembakkan sistem roket Thunderbolt-2000 buatan dalam negeri, howitzer Paladin buatan AS, dan rudal anti-tank berpemandu.

"Latihan tembak langsung didasarkan pada skenario yang mensimulasikan pasukan amfibi musuh yang mencoba menyerang wilayah tengah," kata Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan dalam sebuah pernyataan, yang dikutip The Telegraph, Kamis (11/6/2026).

"Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelatihan yang berorientasi pada pertempuran, memungkinkan para perwira dan prajurit untuk menyadari bahwa ‘di mana pun adalah medan perang, dan pelatihan harus terus-menerus dilakukan’," lanjut pernyataan tersebut.

Meskipun Taiwan sebelumnya telah menguji sistem HIMARS, manuver saat itu hanya dilakukan dari pangkalan militer di pantai tenggara tempat rudal ditembakkan ke Samudra Pasifik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
FIFA Larang Suporter...
FIFA Larang Suporter Iran Bawa Bendera Pra-Revolusi di Piala Dunia 2026
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Detik-Detik 2 Helikopter...
Detik-Detik 2 Helikopter Tabrakan dan Tewaskan Penyanyi Oliver Tree, Menegangkan!
Rekomendasi
Belgia vs Mesir Imbang...
Belgia vs Mesir Imbang 1-1 di Piala Dunia 2026, Mo Salah Moncer
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Belgia Ditahan Imbang Mesir di Piala Dunia 2026
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Berita Terkini
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved