Penjara Ini Dulu Satu-satunya Hotel Prodeo untuk Homoseksual di Dunia

Minggu, 24 April 2022 - 10:36 WIB
loading...
A A A
Setelah evaluasi ilmiah dari masalah dan solusi yang mungkin telah ditemukan, Downing seperti dikutip mengatakan, pemerintah menganggap bahwa masalah harus diserang dengan kekuatan.

"Kami tahu psikiater mengajukan pertanyaan seperti 'apakah otoritas ibumu menyebabkan ketidaksukaan terhadap wanita lain?' dan menyimpulkan bahwa 'mengasuh' adalah penyebab utama homoseksualitas," kata pencipta podcast dan jurnalis Patrick Abboud, yang telah menghabiskan bertahun-tahun meneliti penjara.

"Kami tahu mereka gagal dalam misi mereka untuk memberantas homoseksualitas karena podcast kami mengungkapkan pria gay memiliki hubungan yang berkelanjutan di penjara. Beberapa bahkan bersinggungan kembali untuk bergabung kembali dengan pacar mereka di dalam."

Baca juga: Gedung Putih Umumkan Program Rudal Hipersonik dengan Australia dan Inggris

Laporan yang sulit dipahami itu tidak pernah ditemukan - sesuatu yang dikatakan Abboud sama dengan "penutupan".

Wotherspoon pun menyetujui hal itu.

Tidak jelas kapan tahanan homoseksual tidak lagi dikirim ke Cooma. "Banyak arsip dihapus atau dihancurkan," kata Wotherspoon.

Layanan Korektif NSW dan Departemen Masyarakat dan Kehakiman NSW menolak mengomentari tuduhan ini, dengan alasan "sifat historis" mereka.

Abboud percaya tahanan gay mungkin telah dikirim ke sana sampai awal 1980-an, mengutip pernyataan 1982 dari menteri layanan korektif mengklaim kebijakan itu masih berlaku.

"Pelanggar seks juga dikirim ke Cooma dan ini semakin menstigmatisasi tahanan gay," kata Abboud.

Wotherspoon mengatakan, dengan debat parlemen baru-baru ini RUU Diskriminasi Agama mengancam untuk memungkinkan diskriminasi berdasarkan orientasi seksual, sejarah baru-baru ini membawa peringatan serius.

"Kewaspadaan abadi diperlukan untuk memastikan kita tidak mundur," katanya.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved