Penjara Ini Dulu Satu-satunya Hotel Prodeo untuk Homoseksual di Dunia

Minggu, 24 April 2022 - 10:36 WIB
loading...
A A A
Pernyataan pers tahun 1958 dari Downing menyebut penjara Cooma sebagai satu-satunya lembaga pemasyarakatan di dunia, sejauh yang diketahui, dikhususkan untuk penahanan pelaku homoseksual.

Baca juga: Demonstran Wanita Ini Gelar Protes Telanjang Dada di Luar Pengadilan

Tahanan di Cooma dipenjara karena menjadi gay, atau kejahatan yang berkaitan dengan menjadi gay; homoseksualitas tidak didekriminalisasi di NSW sampai tahun 1984.

Undang-undang negara bagian baru yang kejam pada tahun 1955 telah menindak homoseksualitas. Mereka mengikuti tekanan dari komisaris polisi negara bagian, Colin Delaney, yang menurut jaksa agung saat itu merasa bahwa undang-undang perbaikan adalah kebutuhan mendesak untuk memerangi kejahatan".

"Klausul baru termasuk 'meminta' - seorang pria dapat ditangkap hanya karena mengobrol dengan pria lain," kata sejarawan Garry Wotherspoon kepada BBC.

"Perubahan legislatif ini sangat luas dalam serangan mereka terhadap kebebasan sipil pria yang dianggap memiliki hasrat homoerotik," terangnya.

Kejahatan penyelundupan membawa hukuman 14 tahun. Percobaan penyelundupan dilakukan selama lima tahun, dan dalam tindakan tegas yang lebih keras, sebuah klausa ditambahkan yang menyatakan "dengan atau tanpa persetujuan orang tersebut".

Baik Wotherspoon dan podcast mengutip bukti polisi bertindak sebagai "agen provokator" untuk menghasut pria melakukan tindakan homoseksual.

"Mereka akan menggunakan polisi keren untuk menjebak pria gay dengan membujuk mereka untuk berhubungan seks, biasanya di toilet umum," klaim Wotherspoon.

Baca juga: Terancam China, Australia Perkuat Angkatan Udara dan Laut dengan Rudal Baru

Pada tahun 1958, pemerintah NSW mengumumkan sebuah komite penyelidikan tentang penyebab dan pengobatan homoseksualitas.

"Penyelidikan ini akan melibatkan para ahli di bidang kedokteran, psikiatri, penologi dan kesejahteraan sosial dan moral," kata sebuah pernyataan.

Mereka termasuk dua pendeta agama, dua staf senior sistem pemasyarakatan dan dua akademisi dari University of Sydney.

Pernyataan ini menyebut penjara Cooma sebagai lembaga khusus untuk pelanggar homoseksual yang dihukum yang akan memfasilitasi penyelidikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
Swiss Balas Gol Argentina,...
Swiss Balas Gol Argentina, Laga Berlanjut ke Extra Time
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
Berita Terkini
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved