Rusia Terus Gempur Pasukan Terakhir Ukraina di Pabrik Baja Mariupol
Minggu, 24 April 2022 - 01:34 WIB
loading...
A
A
A
Jumlah korban tewas tidak dapat diverifikasi secara independen. Serangan besar terakhir di atau dekat Odesa terjadi pada awal April lalu.
Baca: Citra Satelit Tunjukkan Situs Kuburan Massal Dekat Mariupol
“Satu-satunya tujuan serangan rudal Rusia di Odesa adalah teror,” tulis Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba di Twitter. Rusia sendiri membantah menargetkan warga sipil dalam "operasi militer khusus" yang dimulai pada 24 Februari.
Seorang jenderal Rusia, Rustam Minnekayev, mengatakan pada hari Jumat bahwa Moskow ingin menguasai seluruh Ukraina selatan, bukan hanya Donbas. Ukraina mengatakan komentar itu mengindikasikan Rusia memiliki tujuan yang lebih luas daripada tujuan yang dinyatakan untuk demiliterisasi dan "denazifikasi" negara itu.
Pasukan Rusia telah mengepung dan membombardir Mariupol sejak hari-hari awal perang, meninggalkan sebuah kota yang biasanya menjadi rumah bagi lebih dari 400.000 orang dalam reruntuhan. Upaya baru untuk mengevakuasi warga sipil gagal pada Sabtu, kata seorang pembantu walikota Mariupol.
Baca: Citra Satelit Tunjukkan Situs Kuburan Massal Dekat Mariupol
“Satu-satunya tujuan serangan rudal Rusia di Odesa adalah teror,” tulis Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba di Twitter. Rusia sendiri membantah menargetkan warga sipil dalam "operasi militer khusus" yang dimulai pada 24 Februari.
Seorang jenderal Rusia, Rustam Minnekayev, mengatakan pada hari Jumat bahwa Moskow ingin menguasai seluruh Ukraina selatan, bukan hanya Donbas. Ukraina mengatakan komentar itu mengindikasikan Rusia memiliki tujuan yang lebih luas daripada tujuan yang dinyatakan untuk demiliterisasi dan "denazifikasi" negara itu.
Pasukan Rusia telah mengepung dan membombardir Mariupol sejak hari-hari awal perang, meninggalkan sebuah kota yang biasanya menjadi rumah bagi lebih dari 400.000 orang dalam reruntuhan. Upaya baru untuk mengevakuasi warga sipil gagal pada Sabtu, kata seorang pembantu walikota Mariupol.
Lihat Juga :