Terungkap, Marinir Ukraina dan Batalion Neo Nazi Azov Tidak Akur

Sabtu, 23 April 2022 - 22:09 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Perang Sengit, Rusia Ingin Kuasai Penuh Donbass dan Ukraina Selatan

Namun, dokumen yang ditemukan di posisi militer Ukraina yang ditinggalkan yang direbut oleh pasukan Rusia mengungkapkan bahwa instruktur Inggris telah melatih pasukan Ukraina tentang penggunaannya setidaknya sejak 2018.

Lebih jauh Labuzov mengatakan dia dan rekan-rekannya membuat keputusan untuk menyerah di Mariupol setelah komandan mereka "menghilang".

“Mereka mengatakan mereka telah memutuskan untuk mencoba terobosan. Mereka masuk ke pengangkut personel lapis baja dan pergi. Pada titik tertentu kami menyadari bahwa kami tidak memiliki komandan brigade, kepala staf, wakil komandan brigade. (Peran) ini adalah tiga pilar yang menjadi dasar pelaksanaan komando," ujarnya.

"Pada saat itu kami berkumpul dalam lingkaran sempit petugas dan mulai memikirkan apa yang harus dilakukan selanjutnya,s atu-satunya pilihan yang masuk akal dan logis dalam situasi ini adalah menyerah," sambungnya.

Labuzov mengatakan bahwa sekitar 10 Maret, komando tinggi memerintahkan pasukan di Mariupol untuk "bertahan", berulang kali berjanji untuk menerobos koridor yang memungkinkan untuk mengisi kembali persediaan dan obat-obatan dan mengevakuasi yang terluka.

Baca juga: Lagi, AS Ancam China Jika Bantu Rusia dalam Perang Ukraina

“Dan mulai 10 Maret, bahkan 2-3 hari, mereka terus-menerus memberi tahu kami ‘segera-segera-segera’," katanya.

Menurut perhitungan petugas medis Brigade Marinir ke-36 Ukraina kehilangan sekitar 130 tentara yang tewas dan sedikitnya 300 terluka parah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Aplikasi Baru Lindungi...
Aplikasi Baru Lindungi PMI, Siapkan Tombol Darurat hingga E-Wallet
Mantan Koordinator Pusat...
Mantan Koordinator Pusat BEM SI Dukung Penuntasan Kasus Eks Jampidsus
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved