Terungkap, Marinir Ukraina dan Batalion Neo Nazi Azov Tidak Akur

Sabtu, 23 April 2022 - 22:09 WIB
loading...
A A A
“Ini adalah pasukan yang saya ketahui. Ada juga yang hilang dalam aksi yang belum saya ketahui," ujarnya seraya menyebutkan jumlah tersebut sedikitnya 100 orang.

Labuzov juga menunjukkan bahwa komando tinggi tampaknya tidak peduli dengan skala kerugian yang akan dia laporkan secara teratur. Dia ingat bahwa dia akan memberi tahu mereka: “Teman-teman, kami memiliki 12 terluka dan 9 tewas, dan ini hanya untuk hari ini. Dan jika kita mengambil minggu secara keseluruhan. Mereka sangat tidak tertarik dalam upaya untuk mengevakuasi yang terluka parah. Sangat tidak tertarik.”

Baca juga: Turki: Ada Negara NATO Ingin Perang Ukraina Berlarut-larut untuk Lemahkan Rusia

Sebanyak 1.026 prajurit Ukraina dari Brigade Marinir ke-36 menyerah pada 13 April. Pada hari Kamis, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan kepada Presiden Vladimir Putin bahwa sekitar 2.000 pejuang dari formasi nasionalis terjebak di pabrik baja Azovstal Mariupol.

Pada hari Jumat, Presiden Rusia mengatakan kepada Presiden Dewan Eropa Charles Michel bahwa Kiev dengan sengaja mencegah pasukan Ukraina yang terkepung di Azovstal untuk menyerah.

“Semua prajurit Angkatan Bersenjata Ukraina, serta militan dari batalyon nasional dan tentara bayaran asing, yang meletakkan senjata mereka, dijamin kehidupan, perawatan yang layak sesuai dengan hukum internasional dan penyediaan perawatan medis yang berkualitas. Tetapi rezim Kiev tidak mengizinkan kesempatan ini untuk direbut," kata Kremlin dalam sebuah pernyataan pers.

Baca juga: Putin: Kiev Cegah Pasukan Ukraina di Pabrik Azovstal untuk Menyerah
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Protes Penangkapan Roy...
Protes Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ahmad Khozinudin Bandingkan Silfester Matutina yang Tak Kunjung Dieksekusi
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Berita Terkini
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved