Banyak Pengungsi Afghanistan Diusir, Jerman Lebih Utamakan Warga Ukraina

Sabtu, 23 April 2022 - 05:29 WIB
loading...
A A A
Menurut survei, orang Jerman lebih suka menerima pengungsi Ukraina daripada orang Afghanistan dan lainnya.

Jajak pendapat yang dilakukan tahun lalu menemukan bahwa 60% responden tidak ingin pemerintah mereka menerima pengungsi lagi.

Bahkan ketika Kanselir Jerman Angela Merkel saat itu mengumumkan rencana menyambut puluhan ribu warga Afghanistan, Armin Laschet, pemimpin partai CDU Merkel, mengatakan kepada para pemilih bahwa tahun 2015 “tidak boleh terulang,” mengacu pada keputusan Merkel menyambut sekitar satu juta orang Timur Tengah dan migran Afrika.

Namun, 91% orang Jerman pada bulan Maret mendukung penerimaan pengungsi dari Ukraina. Ini dikombinasikan dengan Polandia dan Hongaria yang biasanya merupakan penentang keras imigrasi yang menerima ratusan ribu pengungsi Ukraina, telah mendorong para pakar dan aktivis liberal untuk menuduh negara-negara Eropa menerapkan “standar ganda” kepada para pengungsi, tergantung pada negara asal mereka.

“Tentu saja itu bukan kesalahan Ukraina, tetapi kami harus merefleksikan solidaritas kami jika itu hanya menargetkan orang-orang tertentu,” tegas Alaows.

“Bulan-bulan terakhir menunjukkan perlakuan berbeda terhadap pengungsi adalah mungkin, dan ini perlu secara sistematis ada di masyarakat kita,” ujar dia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Parlemen Israel Setujui...
Parlemen Israel Setujui RUU Larang Kumandang Azan di Masjid-Masjid
Rekomendasi
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
Kejagung Siap Hadapi...
Kejagung Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Lodewyk Pusung Tersangka Kasus Tata Kelola MBG
Dokter Tifa Tantang...
Dokter Tifa Tantang Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli: Bukan Hanya di Sidang, tapi Juga di Publik
Berita Terkini
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved