Menhan Taiwan: Perang Ukraina Akan Mengubah Rencana Invasi China

Rabu, 20 April 2022 - 22:43 WIB
loading...
A A A
Para pejabat AS telah mengisyaratkan bahwa cakupan dukungan intelijen yang diberikan kepada Kiev, termasuk secara real time, dapat menjadi model untuk membantu Taipei dalam perjuangannya sendiri di masa depan. Namun, beberapa orang khawatir bahwa keberhasilan penerapan pembagian intelijen Amerika dapat menggantikan dukungan senjata atau pasukan.

Lalu ada sanksi Barat, yang kecepatan dan luasnya akan membuat para pemimpin "menggelisahkan" di Beijing, Direktur CIA William Burns mengatakan kepada Komite Intelijen DPR pada awal Maret.

"Saya pikir ada dampak pada kalkulus China berkaitan dengan Taiwan," kata Burns.

Setiap serangan hipotetis di Taiwan akan berputar di sekitar suasana politik di Zhongnanhai, di puncak kepemimpinan Partai Komunis China (PKC). Chen Ming-tong, kepala intelijen Taiwan, percaya invasi tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat, dengan Xi Jinping berpikiran untuk menjaga stabilitas di negara itu tahun ini dan tahun depan.

Baca juga: China Bebaskan Aktivis Taiwan Setelah 5 Tahun Mengurungnya di Penjara

Namun, pada hari Selasa, seorang pejabat Taiwan yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Taipei Times bahwa Xi Jinping dapat meluncurkan serangan terbatas setelah PKC memberinya masa jabatan lima tahun ketiga yang belum pernah terjadi sebelumnya di Kongres Nasional ke-20 mendatang, yang dikabarkan akan berlangsung pada bulan November.

"Untuk mengalihkan perhatian dari masalah domestik - kebangkitan kembali COVID dan kemerosotan ekonomi - pemimpin China mungkin berusaha untuk mencaplok salah satu pulau Taiwan," kata pejabat itu, yang menyebut Kinmen dan Matsu, dekat dengan pantai China, dan Pulau Pratas yang terpencil atau Itu Aba di Laut Cina Selatan.

"Karena merebut Taiwan dengan benar akan sulit, pos-pos yang lebih kecil akan menjadi target yang jauh lebih mungkin," kata pejabat itu.

"China mungkin juga mengambil isyarat dari pengakuan Rusia atas daerah-daerah separatis di Ukraina sebagai dalih untuk invasinya, dan mengklaim bahwa mereka berusaha untuk 'bergabung kembali' dengan daerah-daerah 'pro-China' dengan tanah airnya," imbuhnya.

Menteri Pertahanan Chiu tidak secara langsung membahas prospek invasi terbatas ketika ditanya tentang prediksi tersebut.

Baca juga: China Desak AS Ceraikan Taiwan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
5 Keunggulan Robot...
5 Keunggulan Robot Humanoid MK-1 yang Dijuluki Prajurit Super AS
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Rusia Ngamuk Bombardir...
Rusia Ngamuk Bombardir Ukraina, 10 Orang Tewas, Lebih dari 100 Terluka
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Meteor yang Tabrak Atmosfer...
Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah
Rekomendasi
KPK Tahan Wamen Imipas...
KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim dan Eks Plt Dirjen Imigrasi Saffar Godam
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
Berita Terkini
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved