Menhan Taiwan: Perang Ukraina Akan Mengubah Rencana Invasi China

Rabu, 20 April 2022 - 22:43 WIB
loading...
Menhan Taiwan: Perang...
Menteri Pertahanan Taiwan mengatakan tantangan yang dihadapi Rusia selama invasinya ke Ukraina akan memaksa China untuk mengubah pedoman invasinya sendiri. Foto/Ilustrasi
A A A
TAIPEI - Tantangan yang dihadapi Rusia selama invasinya ke Ukraina akan memaksa China untuk mengubah pedoman invasinya sendiri. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Taiwan , Rabu (20/4/2022).

Konsensus di antara para ahli strategi militer adalah bahwa, seperti halnya Kremlin, kepemimpinan di Beijing merencanakan kemenangan yang cepat dan menentukan ketika bergerak untuk mencaplok negara tetangga Taiwan di masa depan. Namun, banyak yang percaya bahwa kurangnya kemajuan Rusia, dan perlawanan Ukraina pada khususnya, telah membuat China berhenti sejenak untuk berpikir.

Beberapa analis percaya Beijing akan menyimpulkan bahwa hanya serangan saturasi berat dan supremasi udara terhadap pulau itu yang dapat memberikan keunggulan yang dibutuhkan China bagi pasukannya untuk menyeberangi selat untuk menyerang dan menduduki kota-kota padat penduduk di Taiwan.



Yang lain mengatakan Xi Jinping, yang membutuhkan pencapaian politik untuk membenarkan masa jabatan ketiganya sebagai pemimpin, mungkin beralih untuk merebut salah satu pulau terpencil Taiwan, seperti yang dilakukan Vladimir Putin dengan Crimea atau Donbas, dengan sedikit dorongan dari Barat.

"Perang Rusia-Ukraina telah memberi tahu semua negara, termasuk negara kita sendiri, dan musuh kita tidak terkecuali," kata Menteri Pertahanan Taiwan, Chiu Kuo-cheng.

"Kami harus terus memantau (situasi) dengan cermat. Kami memiliki kesempatan yang sangat bagus untuk belajar, dan kami akan menggunakannya," imbuhnya.

"Itu pasti akan berubah. Adapun bagaimana itu akan berubah, itulah yang terus kami nilai," kata Chiu tentang pedoman invasi China seperti dikutip dari Newsweek.

Perlawanan Ukraina, sekarang di minggu kedelapan, memiliki implikasi untuk Taiwan juga. Para perencana pertahanan melihat angkatan bersenjata yang diperlengkapi dengan cerdas dan masyarakat yang bermotivasi tinggi kemungkinan akan menambah lapisan pencegahan tambahan terhadap China, yang, seperti Rusia, menawarkan keunggulan numerik yang hebat.

Baca juga: Taipei: Ancaman China Justru Akan Meningkatkan Dukungan AS ke Taiwan

Selama beberapa dekade, kemungkinan intervensi militer Amerika Serikat dalam krisis Selat Taiwan telah menjadi faktor kunci. Amerika Serikat memiliki kebijakan "ambiguitas strategis" yang disengaja yang membuat Beijing dan Taipei terus menebak-nebak. Namun, di Ukraina, dimensi baru telah muncul dengan konsekuensi potensial bagi pertahanan—intelijen Taiwan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved